Nusantara Satu Info
Daerah Edukasi IKN NUSANTARA

701 Insinyur Jebolan Unlam Siap Berkontribusi Bangun IKN Nusantara

 Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri saat mengukuhkan kelulusan mahasiswa Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) angkatan X. (ANTARA/Firman)

NSI.com, BANJARMASIN – Sebanyak 701 insinyur dari berbagai dsiplin ilmu, telah dicetak oleh Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) dalam 10 angkatan dan siap untuk berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. “Tenaga para insinyur ini, pasti dibutuhkan untuk pembangunan IKN dan pulau Kalimantan secara umum, alumni kami siap berkontribusi,” kata Rektor Unlam Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, pada Kamis (4/5).

Lanjut dikatakan Prof Ahmad, Unlam yang baru ditetapkan masuk klaster mandiri, 40 Perguruan Tinggi (PT) terbaik top Indonesia, dalam klasterisasi perguruan tinggi tahun 2023, yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tentunya menjadi jaminan akan kualitas para alumninya.

Begitu juga insinyur jebolan Unlam sebagai kampus unggul di Kalimantan Selatan dan terbaik di pulau Kalimantan, maka Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) Unlam telah terakreditasi B, yang merupakan salah satu dari 12 Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) yang telah terakreditasi di Indonesia. Sehingga tenaga insinyur yang dihasilkan bisa mandiri, bertanggung jawab dan memiliki etika profesi serta kualifikasi, sesuai standar sertifikasi sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri foto bersama para lulusan Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) angkatan X. (ANTARA/Firman)

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unlam Prof Iphan Fitrian Radam menjelaskan, pada pengukuhan kelulusan mahasiswa Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) angkatan X dilepas sebanyak 93 insinyur. Untuk bisa mengikuti perkuliahan PPI, Unlam membuka 2 jalur penerimaan yaitu pertama jalur reguler bagi Sarjana Teknik/Sarjana Terapan/Sarjana Pendidikan Teknik/Sarjana Sains/D4 Teknik, yang memiliki pengalaman keinsinyuran paling sedikit dua tahun. Jalur ini kuliah dua semester, semester pertama kuliah teori (6 SKS), semester kedua magang atau praktek keinsinyuran (18 SKS). Pada jalur reguler ini diharapkan para mahasiswanya sudah bekerja di bidang keinsinyuran, sehingga tempat kerjanya sekaligus tempat magangnya.

Kemudian ada jalur rekognisi pembelajaran lampau (RPL) bagi Sarjana Teknik/Sarjana Terapan/Sarjana Pendidikan Teknik/Sarjana Sains/D4 Teknik, yang memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun dan telah memiliki pengalaman kerja keinsinyuran. Jalur RPL ini merupakan program pengakuan atas pengalaman pembelajaran dan praktik kerja keinsinyuran lampau, sehingga dapat disetarakan dengan 24 SKS.

Jalur RPL hanya satu semester dan tidak kuliah. “Kedepannya akan dibuka jalur untuk fresh graduate atau titel baru yang disandang mahasiswa, setelah masa kuliah atau mereka yang memiliki pengalaman kerja kurang dari dua tahun,” jelas Iphan.

Sumber : AntaraNews.com | Editor : Redaksi NSI

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor