Nusantara Satu Info
Nasional Serba Serbi

Pelatihan Public Speaking Hadirkan Duta Wisata

Putri Duta Wisana Samarinda tahun 2025, Clarence ketika menyampaikan pengalamannya di depan peserta pelatihan class public speaking & communication skiil, di gelar di Kampus STIENAS Samarinda, pada Sabtu (22/11/25) lalu. foto.NSI.com

NSI.com.SAMARINDA – Pelatihan class public speaking & communication skill yang mendatangkan pembicara tunggal asal Balikpapan Danbie Hasan, digelar pada Sabtu (22/11/25) lalu di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS) Samarinda, Jl. WR Soepratman No.10, Samarinda, dimeriahkan dengan kehadiran Duta Wisata Kota Samarinda tahun 2025, Clarence V.S. Tumbel, yang saat ini masih berstatus Mahasiswa Fisip Unmul prodi Ilmu Komunikasi.

Kehadiran Clarence pada acara itu, kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Pengembang Kepribadian dan Karakter Indonesia (PRiBADI) Kota Samarinda, Nansy Nova Purukan, tak lain untuk berbagi pengalaman (sharing) dengan seluruh peserta pelatihan class public speaking. ”Panitia sengaja mendatangkan Putri Duta Wisata Samarinda untuk sharing pengalaman, bagaimana seseorang mampu melawan ketakutan dan rasa tidak percaya diri, dengan mengubahnya menjadi seorang pemenang,” jelas Nansy.

Duta Wisata Samarinda 2025, Clarence berbagi cerita tentang bagaimana menghadapi rasa takut dan percaya diri. foto NSi.com.

Di depan peserta, Clarence mengaku pernah kehilangan kesempatan, akibat tak mampu melawan rasa ketakutan dan melawan rasa tidak percaya diri. “Saya pernah kehilangan kesempatan, akibat ketakutan, karena ketika ingin mendaftar menjadi duta wisata ternyata peserta yang ikut orangnya hebat-hebat. Akhirnya saya mundur dan tak jadi mendaftar,” ucap Clarence menceritakan pengalamannya, sembari menambahkan hal serupa kembali terulang terjadi, lagi-lagi ia mengaku nggak siap, karena alasan rambut saat itu masih pendek, sehingga mental belum siap untuk ikut kompetisi.

“Akhirnya pada tahun 2025 saya memberanikan diri untuk ikut duta wisata kota Samarinda. Saya lawan rasa ketakutan, dengan memersiapkan diri, sehingga muncul rasa percaya diri. Jadi intinya kita perlu berani untuk mencoba dan kita harus mencoba,” imbuhnya seraya menyebutkan bahwa peserta yang ikut mendaftar pada pemilihan Putra dan Putri Wisata Kota Samarinda tahun 2025 jumlahnya mencapai 100 orang lebih. “Sementara panitia hanya akan mengambil 10 putra dan 10 putri, untuk mengikuti babak berikutnya. Begitu saya masuk finalis, lawannya hebat-hebat, ada yang berpendidikan S1 bahkan ada S2, serta ada yang sudah pernah menjadi juara diajang yang sama,” ungkapnya.

Pada fase ini, sambung Clarence, rasa ketakutannya kembali muncul, maka untuk menghadapi dan melawan rasa takut dan percaya diri, ia menghadapinya dengan mengubah mindsate berpikir kita, bahwa kegiatan kompetisi ini bukan untuk menjadi juara atau kalah dan menang, tapi ajang itu menjadi tempat untuk belajar.

“Jadi saya mengubah rasa ketakutan, dengan cara bagaimana saya tampil dalam ajang kompetisi agar tidak memalukan. Dan saya tidak lagi memikirkan apakah akan lolos atau masuk babak top five menuju grand final, atau sebaliknya. Ternyata keberuntungan yang saya dapatkan, karena disitu saya berani mengambil kesempatan dengan ibarengi kesiapan,” tandas  Clarence seraya menutup sesi sharing dengan menandaskan bahwa, untuk membunuh rasa ketakutan menjadi pemenang, kita harus memersiapkan diri agar bisa mengambil peluang  dan kesempatan. (suarno)

 

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor