Nusantara Satu Info
Serba Serbi

Menang Tender Tol IKN Rp 1,9 Triliun, Wika Janji Bangun Infrastruktur Berkualitas

Gedung Wika di Jakarta. foto istimewa.

NSI.com, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika, berhasil memenangkan tender proyek Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung, di Kalimantan Timur, senilai Rp 1,9 triliun.

Proyek jalan bebas hambatan berbayar ini, dirancang membentang sepanjang 7,3 kilometer, menghubungkan wilayah Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara. Perseroan mendapat kepercayaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengerjakan proyek bersama PT PP (Persero) Tbk dan PT Jaya Konstruksi Tbk, dalam sebuah KSO (kerja sama operasi).

Direktur Utama Wika Agung Budi Waskito menyatakan, kesiapannya untuk ikut berkonstribusi menghasilkan karya infrastruktur terbaik dan berkualitas di IKN. “Ini menjadi momentum awal yang baik bagi Wika, sebagai BUMN Karya untuk mewujudkan pembangunan IKN. Dengan kapasitas, teknologi serta human capital yang handal, kami berkomitmen untuk mengukir karya-karya infrastruktur dengan kualitas terbaik,” tutur Budi.

Selain infrastruktur konektivitas, Wika juga tengah mengikuti tender proyek IKN lainnya yang masih berproses di antaranya Kantor Presiden, jaringan perpipaan dan fasilitas pengolahan sampah terpadu.

Sementara itu, hingga Kuartal II-2022, perseroan telah membukukan laba kotor sebesar Rp 627,24 miliar atau meningkat sebesar 14,8 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini didukung oleh penjualan perseroan sebesar Rp 7,18 triliun yang juga mengalami kenaikan sebesar 6,2 persen (YoY).

Agung lanjut mengatakan, peningkatan performa penjualan ditunjukkan segmen infrastruktur dan gedung naik 2 persen, segmen industri penunjang konstruksi naik sebesar 9,8 persen, dan segmen realty dan properti yang melonjak 167,6 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Sebagian besar pendapatan segmen realty dan properti dikontribusi oleh bisnis perhotelan sebagai buah dari dijalankannya proses holding hotel BUMN oleh anak usaha Wika yaitu WIKA Realty.

Sampai dengan Juli 2022, Perseroan berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp 14,67 triliun yang kontributor terbesarnya adalah berasal dari sektor infrastruktur dan gedung sebesar 58,4 persen, dan industri penunjang konstruksi sebesar 22,7 persen.

Sumber : Kompas.com | Editor : Redaksi NSI

Related posts