NSI.com, DENPASAR – KPU meraih penghargaan Publik Relation (PR) Indonesia Awards, sebagai Lembaga Negara kategori Terpopuler di Media Cetak dan Online 2022. Penyerahan penghargaan tersebut langsung disampaikan kepada Ketua KPU Hasyim Asy’ari, saat hadir dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2023, digelar di Bali, beberapa waktu lalu.
Sebagaimana dilansir dari laman kpu.go.id, disebutkan bahwa KPU mendapat penghargaan bersama dengan 7 lembaga lainnya, yakni Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Bank Indonesia, BPJS Kesehatan, Dewan Perwakilan Rakyat, Kejaksaan Agung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Tentara Nasional Indonesia, yang meraih Kategori Terpopuler di Media Cetak dan Online 2022, Sub Kategori Lembaga Negara.
Pada kesempatan tersebut, Hasyim menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya, seraya mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan bagi KPU, sebagai lembaga negara yang diminati dan dibaca oleh masyarakat sepanjang tahun 2022. “Bagi kami di KPU, ini sebagai sebuah bacaan bahwa KPU ini masih dipercaya oleh publik, masih dibaca, terutama dalam tahun 2022, tahun 2023 dan nanti puncaknya pada tahun 2024, adalah perhelatan Pemilu dan Pilkada 2024,” kata Hasyim
Lanjut dikemukakan Hasyim, penghargaan PRIA 2023 ini menjadi pemicu dan motivasi bagi KPU pusat, KPU provinsi, dan KPU kab/kota agar semakin meningkatkan relasi dan sosialisasi dengan masyarakat. “Oleh karena itu, PR atau hubungan masyarakat antara KPU dengan warga masyarakat, stakeholder pemilu, terutama Pemilih, dan peserta pemilu itu menjadi sesuatu yang penting,” tegas Hasyim.
Selain itu Hasyim juga menilai acara ini penting sebagai sebuah indikator keberhasilan kehumasan sebuah lembaga. “Terutama bagi kami di KPU sebagai suatu pelajaran yang penting, kehumasan lembaga penyelenggara pemilu dalam menyampaikan pesan-pesan kepemiluan kepda masyarakat luas, kepada Pemilih, dan peserta pemilu,” kata Hasyim.
Terakhir Hasyim menyampaikan apresiasi kepada PR Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada KPU. “Terima kasih kepada PR Indonesia yang telah memberikan kepada KPU sebagai lembaga negara terpopuler sepanjang 2022,” ucap Hasyim. “Semoga ini menjadi semangat bagi kami di KPU dalam meningkatkan kehumasan menjadi lebih baik,” tutupnya.
Menurut Asmono Wikan, Founder dan CEO PR INDONESIA, pertumbuhan jumlah peserta kompetisi PRIA yang selalu meningkat setiap tahun menunjukkan bahwa antusiasme praktisi PR lintas sektor untuk terus-menerus merawat kerja-kerja komunikasi tidak pernah pudar. Asmono yang turut menjadi juri untuk Program PR dan Departemen PR ini juga melihat cukup banyak perubahan signifikan, terutama dari peserta kategori Program PR.
Tahun ini, total entri mencapai 836 dari 236 instansi. Jumlah ini meningkat 6,4 persen dibandingkan PRIA 2022. Masing-masing entri bertanding untuk menjadi yang terbaik di kategori Owned Media, Kanal Digital, Manajemen Krisis, Laporan Tahunan, Program CSR, Program PR, dan Departemen PR.
Editor : Redaksi NSI
