Nusantara Satu Info
INTERNASIONAL

AS Beri Bantuan Militer Senilai Rp 44,4 T untuk Ukraina

Presiden AS, Joe Biden. foto istimewa.

NSI.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan pemberian bantuan militer kepada Negara Ukraina senilai hampir US$ 3 miliar atau sekitar Rp 44,4 triliun (kurs Rp 14.800,red). Paket bantuan terbesar tersebut menandai Hari Kemerdekaan Ukraina sekaligus tepat 6 bulan serangan Rusia ke negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, Biden mengisyaratkan ketegasan komitmen Washington terhadap perjuangan Ukraina, dengan mengelontorkan bantuan  US$ 2,98 miliar untuk senjata dan peralatan militer lainnya. Dana tersebut, akan digunakan untuk sistem pertahanan udara, artileri, amunisi serta radar dan sistem pertahanan untuk melawan drone Rusia.

Sembari menyampaikan ucapan selamat kepada Ukraina atas kemerdekaannya, yang dideklarasikan dari Uni Soviet pada 1991, Biden mengatakan AS berkomitmen mendukung rakyat Ukraina saat mereka mempertahankan kedaulatannya.

“Hari ini bukan hanya perayaan masa lalu, tetapi penegasan yang kuat bahwa Ukraina dengan bangga tetap – dan akan tetap – negara yang berdaulat dan merdeka,” katanya, dikutip AFP, Rabu (24/8).

Biden juga memuji perlawanan Ukraina terhadap serangan yang diluncurkan Presiden Vladimir Putin pada 24 Februari, setelah bertahun-tahun gagal mencoba untuk menegaskan kembali kendali Rusia atas negara tersebut. Sebaliknya, Ukraina terus merapat ke Uni Eropa dan NATO.

Adapun, ribuan tentara di kedua sisi dan ribuan warga sipil tewas dalam perang terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II. Terlepas dari harapan Rusia akan kemenangan cepat, angkatan bersenjata Ukraina, yang dilatih dan dipersenjatai sekutu Barat, telah “mengunci” pasukan Moskow di wilayah timur dan selatan.

“Serangan tanpa henti selama 6 bulan hanya memperkuat kebanggaan Ukraina pada diri mereka sendiri, di negara mereka dan dalam 31 tahun kemerdekaan mereka. Hari ini dan setiap hari, kami berdiri bersama rakyat Ukraina,” kata Biden.

Sumber : CNBC Indonesia.com | Editor : Redaksi NSI.

Related posts