NSI.com, SAMARINDA – Salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang menghimpun warga Keturunan atau Asimilasi Jawa, ke dalam satu wadah yang diberi nama Silarturahmi Keluarga Jawa Kalimantan (SiJAKA), dalam waktu dekat ini akan merayakan hari ulang tahun atau Milad-nya yang pertama, yang akan diemarakkan ejumlah kegiatan, diantaranya kegiatan Donor Darah, Jalan Sehat, Festival Band, Festival kesenian kuda lumping, Bazar UMKM dan Pagelaran Wayang Kulit, yang akan dihelat sejak tanggal 30 Oktober hingga acara puncak pada tanggal 11 November 2022 mendatang.
Hal tersebut dikemukakan Ketua Pengurus Pusat SiJAKA, H. Saefuddin Zuhri, SE,MM kepada nusantarasatuinfo.com, melalui telepon sellularnya, pada Selasa (18/10). “Milad pertama ormas SiJAKA jatuh pada tanggal 11 bulan 11 tahun 2022 nanti. Untuk memeriahkan acara Milad ke-1, kami menggelar sejumlah kegiatan, yakni Kegiatan Donor Darah yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2022 bertempat di Mall Samariinda Square, jalan M. Yamin Sempaja,” jelas Saefuddin yang juga anggota DPRD Kaltim ini.

Lanjut dikatakan Saefuddin, pada tanggal 6 November 2022, akan digelar acara Jalan Sehat berlokasi di GOR Kadrie Oening Sempaja. “Untuk acara jalan sehat, peserta yang datang lebih cepat ke lokasi acara mulai nomor 1 sampai dengan 500 akan memperoleh baju kaos gratis. Saya berharap warga Kaltim umumnya dan terkhusus warga Samarinda, untuk datang sebanyak-banyak pada acara jalan sehat, karena peserta akan diberikan kupon gratis. Untuk hadiannya panitia menyiapkan ratusan hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa Umroh, yang akan di undi di lokasi kegiatan,” bebernya.
Kegiatan berikutnya, sambung Saefuddin, yakni Festival band, Kesenian Kuda Lumping dan Bazar UMKM, akan digelar di GOR Kadrie Oening mulai tanggal 8-11 November 2022, yang mana pada acara puncak Milad ke-1 SiJAKA, akan disemarakkan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk oleh Dalang Ki Tantut Sutanto dan dimeriahkan bintang Tamu lawak Percil CS (Cak Percil dan Cak Kuntet).

SiJAKA, kata Saefuddin merupakan organisasi kemasyarakatan berbentuk perhimpunan bagi seluruh lapisan masyarakat dan bersifat kekeluargaan, gotong royong dan independent. “Saat ini kepengurusan SiJAKA tak hanya terbentuk di tingkat Pusat, tapi juga sudah terbentuk di 4 provinsi lainnya, seperti di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Termasuk di 9 Kabupaten dan kota se-Kaltim juga sudah dibentuk minus Kabupaten Mahulu. Sedangkan di Kalbar, masih dalam proses,” jelas Saefuddin, seraya mengatakan saat ini jumlah anggota SiJAKA cukup banyak, termasuk simpatisan.
“Siapa saja bisa bergabung di Ormas SiJAKA, syaratnya nggak sulit, warga jawa asli, keturunan jawa (mamak atau bapaknya orang jawa), asimilasi misalnya warga Bugis, Kutai dan lainnya dimana istri atau suaminya orang jawa. Bahkan mereka yang tidak memiliki trah Jawa, namun pernah lama tinggal, kerja atau Kuliah di Jawa, bisa bergabung jadi anggota, namun terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan dari Pengurus,” tandasnya, seraya menutup pencakannya bahwa perhimpunan SiJAKA dibentuk bukan untuk mencari keuntungan, tapi sebagai wadah untuk silaturahmi dan kegiatannya sosial. (yon’s)
