Nusantara Satu Info
IKN NUSANTARA News

Meski Presiden Jokowi Lengser, Pembangunan IKN Tetap Berlanjut

Presiden Jokowi menerbitkan Perppu Pemilu yang diteken dan mulai berlaku Senin (12/12) untuk mengakomodasi penyelenggaraan di empat daerah otonomi baru Papua. Foto: Reuters/Willy Kurniawan.

NSI.com, JAKARTA – Pemerintah menetapkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hingga 2045, alias dilanjutkan meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) lengser. Hal tersebut ditegaskan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Proyek Infrastruktur Prioritas Nasional Bappenas, Sumedi Andono Mulyo, bahwa pihaknya sudah menyiapkan peta jangka panjang untuk mendukung hal ini.

Lebih lanjut Sumedi mengatakan, jangan sampai pembangunan Indonesia berhenti di 2024. Apalagi IKN ditargetkan menjadi salah satu pendukung mencapai Indonesia emas di 2045. “Pembangunan IKN sampai 2024 itu adalah pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Tahapannya IKN sampai 245, untuk mencapai Indonesia emas. Jangan sampai terjebak sampai 2024, tapi sampai 2045,” ungkapnya dalam Media Gathering di MyTen Coffee & Eatery Senayan Park, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2022).

Ada beberapa tahapan disiapkan untuk membangun IKN hingga 2045. Tahap 1 pada 2022-2024, fokus pembangunan di KIPP yakni pembangunan transportasi, penyediaan air minum, drainase, kelistrikan, perumahan, pemindahan ASN, TNI, dan Polri. Tahap kedua 2024-2029 fokus pembangunan seperti bandara, jalan tol dan lainnya. Pengembangan sistem pertahanan dan sistem keamanan cerdas serta pemindahan ASN, TNI dan Polri.

Tahap ketiga, pada 2030-2034 pemerintah membangun sistem transit dan angkutan umum berbasis jalan dan rel serta pemindahan ASN ditargetkan selesai pada tahapan ini, sementara pemindahan TNI Polri masih berlangsung. Lalu dilakukan peningkatan investasi, dan penguatan 6 klaster industri dan 2 klaster pemampu. “Pengembangan kawasan IKN ada 6 klaster ekonomi, industri teknologi bersih, farmasi, pertanian berkelanjutan, ekonomi wisata, energi rendah karbon, dan produk kimia dan bahan kimia. Lalu klaster pendukung smart city dan pendidikan abad 21,” jelasnya.

Tahap keempat yaitu 2035-2039 disiapkan KA Trans Kalimantan dan KA perkotaan dan  masih melakukan pemindahan anggota TNI Polri pada tahapan ini. Terakhir pada tahap kelima, yaitu 2040-2045 penyediaan fasilitas infrastruktur dan transportasi telah mencapai tahap akhir. Sementara pemindahan TNI Polri masih dilanjutkan.

Sumber : Detikcom | Editor :Redaksi NSI

Related posts