Nusantara Satu Info
IKN NUSANTARA PEMERINTAHAN

Menkeu Usul Anggaran Infrastruktur Rp 477,5 T, Termasuk untuk IKN tahun 2024

Titik Nol IKN Nusantara. Usulan anggaran infrastruktur di 2024 akan digunakan juga untuk mendukung percepatan penyelesaian pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara bertahap dan berkelanjutan. (foto: Abdul Jalil)

NSI.com – MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan anggaran prioritas tahun 2024, untuk klaster infrastruktur mencapai Rp396 triliun hingga Rp477,5 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi seperti ICT, energi, pangan dan konektivitas, termasuk untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN0 Nusantara. “Infrastrutur kita akan terus konek,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (5/6).

Lebih lanjut dikemukakan Sri Mulyani, pemerintah telah banyak mengeluarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan infrastruktur di Sumatera. “Sebetulnya yang cukup besar untuk membangun lintas Sumatera itu penggunaan APBN-nya luar bisa besar,” ungkap Sri Mulyani, seraya menyebutkan untuk membangun jalan tol trans Sumatera. Mengingat jalan tol yang dibangun dari utara hingga selatan, bisa mengkoneksikan berbagai sentra produksi. “Jadi sebetulnya yang mendapatkan benefit besar ini Sumatera, dari sisi infrastruktur jalan tol, karena dibangun dari utara-selatan dan mengkonek sentra-sentra produksi,” ucapnya.

Besarnya APBN yang telah dikucurkan untuk Sumatera, diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga roda perekonomian tidak bertumpu di Pulau Jawa saja. “Kita harap Sumatera bisa menyumbangkan pertumbuhan secara lebih tinggi dan stabil, karena ketergantungan terhadap jawa ini bisa terdistribusi ke daerah-daerah lain,” harapnya.

Selain itu, sambung Sri Mulyani, besarnya usulan anggaran infrastruktur, untuk mendukung percepatan penyelesaian pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara bertahap dan berkelanjutan. Khususnya untuk pembangunan infrastruktur konektivitas.

Tol Bakauheni-Terbanggi Besar-Kayu Agung bagian dari Tol Trans Sumatera ruas, pemerintah kucurkan dana terbesar Rp.71,5 Triliun. (Dok Kementerian PUPR)

Ditambahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Pemerintah Indonesia telah menganggarkan dana untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp 203,5 triliun sampai akhir April 2023. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun jalan nasional, jalan daerah baik tol maupun non tol. “Sebanyak Rp203,5 triliun anggaran yang telah dibelanjakan untuk jalan raya, baik jalan tol maupun jalan non tol,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Jakarta, Senin (22/5), seraya merinci, bahwa anggaran infrastruktur terbesar disalurkan ke Pulau Sumatera sebesar Rp 71,5 triliun. Terbesar digunakan untuk pembangunan jalan tol trans Sumatera tahap kedua sebesar Rp 28,9 triliun. Anggaran tersebut merupakan tambahan dari alokasi sebelumnya Rp3,3 triliun. “Pembangun jalan tol Sumatera tahap kedua capai Rp28,9 triliun,” katanya.

Kemudian untuk jalan daerah sebesar Rp 20,3 triliun. Pembangunan jalan baru sepanjang 119 km sebesar Rp1,0 triliun. Untuk Preservasi (perawatan) jalan sepanjang 14.773 km sebesar Rp 9,7 triliun. Pembangunan jembatan sepanjang 6.447 meter sebesar Rp 900 miliar, dan preservasi jembatan sepanjang 141.469 m sebesar Rp 800 miliar. Selanjutnya, anggaran untuk jalan yang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3,8 triliun.  Terakhir untuk pengadaan lahan jalan sebesar Rp 2,8 triliun. “Jadi kalau dilihat per pulau ini, Sumatera menjadi yang terbesar mendapatkan alokasi anggaran buat jalan baik daerah, nasional,  jalan tol dan jalan non tol,” bebernya.

Sumber : Liputan6.com | Editor : Redaksi NSI

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor