NSI.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menyatakan pentingnya generasi muda menguasai kemampuan nonteknis (soft skills). Hal tersebut ia kemukakan dalam pidatonya ketika membuka International Olympiad in Informatics (IOI), di Institut Seni Indonesia, beberapa waktu lalu di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Semua ingin menjadi pemenang, tapi harus punya tujuan untuk menang dan lebih berguna jika ilmu kalian digunakan untuk sebesar-besarnya kemaslahatan bangsa, negara, bahkan dunia,” ucap Menteri Nadiem, dalam siaran persnya.
Menteri Nadiem mengimbau peserta didik jenjang menengah dari berbagai belahan dunia, untuk membangun kolaborasi lintas negara dan budaya dalam rangka memperkaya wawasan dan mengembangkan peradaban dunia.
“Kalian tahu, latar belakang saya sebelum menjadi Menteri? Saya berkecimpung di dunia teknologi, karena saya tahu bahwa ke depan dunia berkembang sangat cepat dan talenta bidang ini adalah salah satunya yang akan menopang kebutuhan itu,” katanya.
Nadim mengaku bangga, melihat talenta muda dunia di bidang teknologi berkumpul di hadapannya. Ia mengatakan, dari mana pun berasal, penting bagi peserta untuk memupuk keberanian lewat pengalaman berharga dalam kompetisi ini. “Termasuk bagaimana kalian belajar untuk bangkit kembali meski gagal dan fokus pada tujuan hidup kalian,” tuturnya.
Selain melaksanakan kontes dan pertemuan-pertemuan General Assembly, seluruh peserta akan diundang untuk melakukan ekskursi ke berbagai tujuan wisata dan atraksi budaya di seputar Yogyakarta, yakni menikmati malam budaya di Candi Borobudur, membatik, mencicipi kuliner khas daerah, menari dan memainkan alat musik tradisional.
Pada kesempatan sama, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, berharap melalui agenda tersebut, seluruh kontestan dan delegasi IOI dapat mengenal lebih dekat budaya Indonesia dan menikmati keindahan atraksi wisata, khususnya di Yogyakarta.
“Saya harap, dukungan Kemendikbudristek dalam memupuk talenta teknologi, baik secara teknis maupun nonteknis dapat mendorong terciptanya SDM unggul, menuju kualitas pendidikan masyarakat yang semakin baik,” ucap Suharti.
Sumber : Republika.com | Editor : Redaksi NSI
