Nusantara Satu Info
PEMILU POLITIK

Hasyim : Cak Imin Diyakini Tak Ngotot Lagi Jadi Cawapres Prabowo

NSI.com, JAKARTA – Adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yakni Hashim Djojohadikusumo yang  juga menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, meyakini bahwa Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, tak akan ngotot lagi untuk maju sebagai cawapres untuk mendampingi Prabowo, pada Pilpres 2024 mendatang. Hashim mengaku, telah menangkap sinyal Cak Imin bakal legowo untuk tidak maju. “Kami menangkap tidak perlu sampai 100 persen harus Pak Muhaimin. Kalau harus Pak Muhaimin kan, sudah deklarasi sejak bulan Agustus tahun lalu,” ungkap Hashim di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (12/3).

Disamping itu, sambung Hasyim, ia pun meyakini PKB akan terbuka terhadap nama capres lain di Koalisi antara PKB dan Gerindra yang membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Hal itu telah diperkuat dalam pembicaraan langsung dengan Cak Imin yang mengaku bahwa Cak Imin hanya sosok yang didorong PKB untuk maju. “Dalam pembicaraan dengan Pak Muhaimin itu tidak semestinya, tidak mutlak Pak Muhaimin. Itu calon-calon yang disetujui dan tentu dicalonkan oleh PKB,” katanya.

Di sisi lain, Hashim mengatakan partainya terbuka jika Prabowo diduetkan dengab Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyusul kedekatan keduanya bersama Presiden Joko Widodo di Kebumen Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Namun, Hashim menegaskan, Prabowo tak akan menjadi cawapres, jika diduetkan bersama Ganjar. Dia menyebut kakaknya itu lebih senior dan jauh berpengalaman dibanding Ganjar. “Pak Prabowo jauh lebih senior, 15 tahun lebih tua pengalamannya berbeda kan. Saya kira kalau pak Ganjar mau ikut, mau diduetkan dengan pak Prabowo saya kira kami terbuka, Pak Prabowo terbuka (Ganjar) sebagai calon wakil presiden,” pungkasnya.
Sumber : CNN Indonesia | Editor : Redaksi NSI

Related posts