Nusantara Satu Info
Olah Raga

FIFA Dinilai Beri Perlakuan Berbeda antara Timnas Israel dan Rusia

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mempertanyakan perbedaan perlakuan FIFA terhadap Timnas Israel pada Piala Dunia U-20. (CNN Indonesia/Tohirin)

NSI.com, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ridho Rahmadi, mempertanyakan perbedaan perlakuan FIFA terhadap Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 dengan Timnas Rusia pada Piala Dunia 2022. Disebutkannya, FIFA pada Piala Dunia 2022 di Qatar pernah mencoret Rusia dari kompetisi sepak bola dunia tersebut, karena Rusia melakukan invasi ke negara Ukraina. “Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA mencoret Rusia dari keikutsertaan, setelah Rusia dianggap melanggar nilai-nilai kemanusiaan dalam serangan militernya ke Ukraina,” ungkap Ridho melalui keterangan tertulis, Rabu (29/3).

Ridho kemudian mengungkap lagi soal kebijakan FIFA pada kualifikasi Euro 1992, kala itu, FIFA mencoret Yugoslavia karena alasan kemanusiaan. Menyikapi hal itu, Ridho mempertanyakan alasan FIFA, kemudian tidak melakukan hal serupa terhadap Israel. Sementara Indonesia yang tidak bisa menerima kehadiran Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 karena amanat Pancasila, malah tetap memeprtahankan Israel untuk tetap ikut berlaga di Piala Dunia U-20. “Kita tidak bisa membiarkan, sebuah bangsa yang setiap hari membunuhi bangsa Palestina secara keji, untuk ikut terlibat dalam event olahraga sepakbola terbesar di dunia,” ujarnya.

Oleh karenannya, Ridho mendorong pemerintah untuk terus melobi FIFA, terkait soal kepesertaan Timnas Israel. Menurutnya, pemerintah harus tegas menyatakan sikap agar Israel dicoret dari gelaran itu. “Sepak bola merupakan ekspresi kemerdekaan suatu bangsa. Liga-liga sepak bola atau pertandingan olahraga antarnegara, dilandasi atas dasar perasaan egaliter, persamaan, semangat persatuan, dan jauh dari nuansa xenofobia,” ucapnya.

Sebelumnya, keikutsertaan Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia menuai kontroversi. Sejumlah elemen masyarakat menolak kehadiran Israel di Indonesia karena alasan konflik dengan Palestina. Penolakan juga datang dari Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernut Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal itu berbuntut batalnya drawing Piala Dunia U-20 yang seharusnya dihelat pekan lalu di Bali. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menemui FIFA di Doha untuk berkomunikasi tentang keikutsertaan Israel. Terbaru, FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Sumber : CNN Indonesia | Editor : Redaksi NSI

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor