Nusantara Satu Info
BALIKPAPAN BONTANG IKN NUSANTARA SAMARINDA

BPJT Perlu Rp22 T Bangun Tol Balikpapan-IKN dan Samarinda-Bontang

Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR membutuhkan anggaran Rp22 triliun untuk membangun akses jalan tol dari Balikpapan ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso).

NSI.com, JAKARTA – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR membutuhkan anggaran sebesar Rp22 triliun, untuk membangun akses jalan tol dari Balikpapan menuju ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal tersebut dikemukakan, Kepala BPJT Danang Parikesit, bahwa rencana pembangunan jalan tol tersebut merupakan prakarsa pemerintah yang anggarannya bakal berasal dari negara. Setidaknya, ada 5 ruas jalan tol yang membutuhkan dukungan pemerintah, salah satunya akses untuk menuju IKN. “Semuanya ini membutuhkan dukungan konstruksi pemerintah, termasuk akses IKN dari Kota Balikpapan,” ujar Danang dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Selasa (28/3).

Empat ruas tol lainnya sambung Danang, rute Samarinda-Bontang membutuhkan dukungan konstruksi sebesar Rp6,5 triliun, Cibadak-Pelabuhan Ratu sebesar Rp4 triliun, dan Bandar Udara Supadio-Pelabuhan Kijing sebesar Rp5 triliun, serta Lingkar Timur-Selatan Kota Surakarta sebesar Rp2,6 triliun. Lanjut Danang menyebutkan, kelima ruas tol ini sudah lulus uji kelayakan pada tahun yang berbeda yakni 2020, 2021 dan 2022. Karenanya, diharapkan bisa segera dilakukan proses pembangunan setelah mendapat dukungan dari pemerintah. “Ini adalah lima ruas yang sedang dalam persiapan yang sudah selesai FS dan saat ini kami sedang melakukan studi kelayakan di beberapa ruas lain,” jelasnya.

Dalam rapat kerja itu, Danang juga memaparkan ada 3 ruas jalan tol yang pembangunannya selesai dilakukan dan beroperasi di Maret 2023, yakni  Semarang-Demak seksi 2 sepanjang 16,01 km; Bekasi-Cawang-Kp.Melayu 2A sepanjang 4,88 km, dan Cinere-Jagorawi (JORR II) seksi 3A sepanjang 3,5 km.

Sumber : CNN Indonesia | Editor : TMC / Redaksi NSI

Related posts