Nusantara Satu Info
PEMILU

Betty : KPU Gunakan Pendekatan Humanis Dalam Verfak Parpol

Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, berikan pengarahan dalam Bimbingan Teknis, Pelaksanaan Verfak Kepengurusan dan Keanggotaan Parpol Calon Peserta Pemilu Tahun 2024, Kepada KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, pada Selasa (11/10/2022), foto kpu.go.id.

NSI.com, SEMARANG – Tahapan verifikasi faktual (verfak)  Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik (Parpol) Calon Peserta Pemilu Tahun 2024, akan segera dilakukan. Terkait pelaksanaan ini, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos berpesan, agar jajarannya baik di tingkat  provinsi maupun kabupaten/kota untuk melaksanakan tahapan dengan humanis, mengingat akan ada banyak pekerjaan yang dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan.

Hal ini disampaikan Betty saat memberikan pengarahan dalam Bimbingan Teknis, Pelaksanaan Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik (parpol) Calon Peserta Pemilu Tahun 2024 Kepada KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, pada Selasa (11/10/2022), yang dihadiri Ketua dan Anggota, Sekretaris, Kasubbag Tekmas dan Admin Sipol KPU kabupaten/kota se Jawa Tengah; Tim Helpdesk dan Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan di KPU Provinsi Jawa Tengah; serta stakeholder terkait yaitu Bawaslu, Badan Kesbangpol dan Kanwil Kemenkumham tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Dengan cara Humanis, kata Betty, salah satunya bisa dimulai dengan memperkenalkan diri sebaik mungkin, ketika berkunjung ke rumah warga. Berperilaku sopan dan baik dan diikuti dengan teknik komunikasi yang tepat, ketika berbincang dengan orang yang akan ditemui di lapangan. “Verifikasi faktual dilakukan secara profesional, secara benar, tidak ada lagi sangkaan, dugaan kepada kita semua,” harap Betty.

Lebih lanjut Betty mengatakan, KPU juga telah mengatur bagaimana langkah, apabila petugas tidak dapat menemui orang yang namanya tertera dalam kepengurusan atau keanggotaan. Yakni dengan meminta penghubung partai (LO) untuk mengundang dan mengumpulkan nama-nama tersebut ke dalam satu tempat. “Apabila tak bisa juga, maka kita lalukan teknologi informasi melalu video call. Jadi semuanya dilakukan terlebih dahulu, sehingga bisa mendapatkan hasil verifikasi faktual sebaik mungkin,” ucap Betty menekankan.

Sementara itu Ketua KPU Jawa Tengah, Paulus Widiyantoro, berharap usai bimtek semua tindaklanjut dikoordinasikan kembali bersama stakeholder setempat, terutama  terkait persiapan verifikasi faktual.

Sumber : kpu.go.id | Editor : Redaksi NSI

Related posts