Nusantara Satu Info
IKN NUSANTARA News

Bambang : Perwakilan AS Akan Tinjau IKN Nusantara

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono di Kompleks Parlemen, Senin (3/4/2023). (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)

NSI.com, JAKARTA – Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono mengungkapkan bahwa, perwakilan pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mengunjungi proyek Pembangunan IKN, yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Hal itu menyusul pertemuan delegasi Jepang dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, yang menyatakan minat untuk ikut membangun IKN beberapa waktu lalu.”Dua pekan lalu Korea dan Jepang datang, kira-kira beberapa minggu lagi dari Amerika juga akan datang. Jadi kalau kita lihat itu minat para investor besar,” ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (3/4).

Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe mengaku, baru saja diberitahukan mengenai rencana kunjungan perwakilan AS tersebut. Meski begitu, ia belum mengetahui lebih lanjut kapan pertemuan itu akan direalisasikan. “​​​(Terkait kedatangan perwakilan) Amerika, saya kemarin baru dikasih tahu, kita tunggu saja,” ujar Dhony.

Selain itu, Dhony juga sudah bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, yang melakukan market sounding di Jepang pada akhir Februari lalu. Menurut dia, tidak butuh waktu yang lama, ada kunjungan balasan dengan mendatangkan lebih dari 50 investor ke IKN. “Itu konkret kami umumkan, tapi belum sampai bentuk,” ungkapnya.

Adapun bergabungnya Japan International Cooperation Agency (JICA) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), diharapkan mampu mengelola hutan lestari. Hal itu karena pengalaman Jepang yang mumpuni diikuti dengan kemajuan teknologinya. Sebelumnya, Kementerian PUPR menginstruksikan seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur di IKN memenuhi persyaratan konstruksi berkelanjutan. “Saya menginstruksikan agar seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur di IKN, memenuhi persyaratan teknis konstruksi berkelanjutan,” ujar Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, menyampaikan sambutan Menteri PUPR, pada Rabu (29/3) lalu di Auditorium Kementerian PUPR Jakarta.

Menteri Basuki menambahkan, pembangunan IKN harus memperhatikan prinsip konstruksi ramping (lean construction), serta menggunakan building information modelling (BIM), sehingga meningkatkan efektivitas pemanfaatan sumber daya dan mereduksi sampah konstruksi. Saat ini Kementerian PUPR mendapat tugas membangun infrastruktur IKN. “IKN yang sedang kita bangun mengusung konsep Smart Forest City, dengan mengedepankan prinsip menyatu dengan alam, mengaplikasikan teknologi pintar, dan mendorong pemanfaatan energi terbarukan,” kata Basuki seraya mengatakan bahwa IKN menjadi simbol kemajuan peradaban Indonesia, tetapi juga menjadi Kota Paling Berkelanjutan di Dunia.

Sumber : Antara News | Editor : Redaksi NSI

Related posts