NSI.com, SAMARINDA – Beruntung truk trailer yang memuat alat berat tak sampai mengalami kecelakaan fatal, lantaran mobil yang disopiri pria setengah baya itu tak kuat menanjak di KM 60 arah Samarinda-Bontang, Rabu (31/8) kemarin, sekitar pukul 14.10 Wita, mengakibatkan truk mundur dan akhirnya gandengan truk traller bermuatan alat berat posisinya melintang di tengah jalan.
Akibatnya terjadi kemacetan cukup panjang dari kedua arah, baik dari arah Samarinda-Bontang, maupun sebaliknya Bontang-Samarinda. Menurut laporan warga, bernama Hendra pengawas proyek pembangunan jalan Samarinda-Bontang itu, bahwa kendati peristiwa kecelakaan tak sampai mengakibatkan kerusakan ataupun korban luka, namun mobil truk trailer yang sempat 2 kali tak mampu menaiki gunung tersebut, terpaksa harus menghentikan kendaraannya yang berujung mobil mundur dan akhirnya truk terhenti dalam posisi melintang di tengah gunung.

“Mobil truk bermuatan alat berat 2 kali saya lihat tak kuat menanjak. Pertama di seputaran kebun buah Naga Tanah Merah Samarinda, sudah terlihat tak kuat naik gunung. Nah yang kedua, ketika naik di gunung berikutnya, tepatnya di KM.60 Samarinda-Bontang masuk wilayah Kutai Kartanegara, truk tak kuat naik gunung dan akhirnya kendaraan mundur, akibatnya gandengan truk terhenti meski tak sampai terbalik, tapi posisinya berada di tengah jalan dan berada di pertengahan gunung. Sementara posisi kepala mobil sudah berada di Bahu Jalan,” jelas saksi mata Hendra, kepada NSI.com, melalui telepon sellulernya siang kemarin.
Untuk menghindari kemacetan dan agar tak terjadi penumpukan kendaraan yang semakin panjang, oleh warga sekitar, kendaraan yang melitas sementara dialihkan ke arah Muara Badak, khusus bagi mobil R.4 mopen maupun roda dua.
“Mobil trailler melintang di tengah gunung terjadi sejak pukul.14.00 wita, sampai 1 jam saya menyampaikan informasi ini, masih belum ada petugas kepolisian atau LLAJR turun ke lokasi kejadian untuk mengatur lalu lintas, dan belum ada upaya untuk mengevakuasi mobil yang menghalangi jalan tersebut,” tandas Hendra. (yon)
