Nusantara Satu Info
Kaltim SAMARINDA

Jembatan Bungkuk Adi Sucipto Palaran di Portal Warga, Truk Besar Dilarang Melintas

Jembatas Bungkuk Adi Sucipto Palaran di Portal Warga.

NSI.com, SAMARINDA – Jembatan bungkuk Jl. Adi Sucipto Palaran, Samarinda Kamis (25/8) pagi terjadi insiden truk besar milik sebuah ekspedisi bermuatan penuh, tak mampu melintas menaiki jembatan, besar, akibatnya truk mundur dan menabrak pembatas jembatan hingga hancur.

Buntut dari kejadian itu, truk ekpsedisi yang tak bertanggungjawab yang hingga kini belum diketahui nama ekspedisinya itu, berujung pada kemarahan warga, akhirnya warga terpaksa harus memportal jembatan, agar truk besar tak bisa melintas di atas jembatan Bungkuk itu. Sementara kendaraan roda 4 lainnya jenis mopen dan kendaraan roda 2 masih bisa melintas, kecuali truk roda 6 berbuatan besar.

Dari laporan warga yang disiarkan langsung melalui kanal FB Bang Andri Olleng, menyebutkan karena kendaraan truk besar tidak diperbolehkan melintas di jembatan Bungkuk, terpaksa harus berputar melewati Simpang Pasir atau melalui Jalan Gotong Royong.

Lebih lanjut Andri Olleng yang mengaku tim relawan Adi Sucipto, ketika melaporkan situasi di lokasi kejadian, meminta agar masyarakat yang menonton dapat menyebar luaskan informasinya dengan menshare informasi tersebut kemedia sosial, agar dapat diketahui secara meluas oleh para sopir truk roda 6 bermuatan besar, agar tak melintas di jembatan bungkur, karena untuk sementara waktu di tutup warga dengan portal, sampai ada kejelasan untuk perbaikannya.

Warga menyiapkan besi dan dilas, untuk membuat portal di atas jembatan bungkuk. foto kiriman netizen.

Buntut dari penutupan itu, beragam tanggapan netizen, ada yang menyayangkan jembatan tersebut ditutup, sebaliknya ada yang mendukung sikap warga. “Alhamdullilah kalau ada larangannya. Soalnya banyak debu dan menuh-menuhi jalan. Bikin rusak jalan aja. Saya setuju jalan ditutup untuk truk-truk besar,” tulis netizen Dinara menanggapi postingan Andri Olleng.

Sementara tanggapan warga yang menyangkan jembatan di tutup, karena di dalam itu banyak toko-toko bangunan yang pastinya akan membawa semen. “Keputusan kurang valid, itu toko bangunan di dalam gimana kalo bawa semen masuk,”’ katanya.

Sementara itu, laporan warga lainnya yang menyaksikan kejadian itu, ketika melaporkan melalui vidio rekaman androidnya mengatakan, dua pilat pagar jembatan bungkuk rusak akibat diserudug truk ekspedisi dari belakang. Truk mundur, disinyalir karena bermuatan barang melebihi kapasitas, sehingga truk tak mampu menaiki jembatan.

“Dinas perhubungan diminta segera menangani. Jangan sampai warga disalahkan ketika memfortal jembatan,” katanya. (yon)

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor