Nusantara Satu Info
Serba Serbi

HUT ke-77 RI, Jadi Momen Merdeka Tentukan Pilihan dan Berkompetisi

NSI.com, JAKARTA-  Peringatan Hari Kemerdekaan KE-77 Republik Indonesia, berlangsung khidmat di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (17/8). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ketua KPU Hasyim Asy’ari, dan dihadiri Anggota KPU August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Yulianto Sudrajat, Mochammad Afifuddin bersama Sekretaris Jenderal Bernad Dermawan Sutrisno, jajaran Deputi, Inspektur Utama, Pejabat Eselon II, III, IV hingga staf.

Dalam sambutannya, Hasyim mengajak jajaran penyelenggara pemilu, KPU, untuk menjadikan momentum HUT ke-77 Republik Indonesia bertepatan dengan tahapan pemilu, sebagai upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang merdeka. Yaitu, kemerdekaan bagi rakyat pemilih menentukan pilihan dan kebebasan peserta pemilu untuk berkompetisi di setiap tahapan kepemiluan.

“Oleh karena itu, hikmah yang harus diambil dari Peringatan Hari Kemerdekan 77 adalah bagaimana KPU sebagai pemimpin kepemiluan, memberikan jaminan pada dua hal. Pertama, rakyat pemilih dapat memerdekakan dirinya untuk mengekspresikan secara bebas pilihan-pilihan dalam pemilihan umum. Kedua, memberikan jaminan kepada peserta pemilu kepada calon, untuk mengekspresikan dirinya dalam Pemilu 2024,” kata Hasyim.

Lanjut dikatakan Hasyim, KPU adalah pemimpin kepemiluan di setiap tingkatan. KPU Pusat adalah pemimpin ditingkat nasional, KPU provinsi adalah pemimpin di tingkat provinsi dan KPU kabupaten/kota adalah pemimpin kepemiluan di tingkat kabupaten/kota.

“Kita bekerja berdasarkan Undang-undang, berdasarkan kode etik penyelenggara pemilu dan memastikan perwujudan persaingan bebas dalam pemilu, dan juga untuk mewujudkan warga negara yang telah memiliki hak sebagai pemilih untuk mengekspresikan pilihannya dalam pemilu,” lanjut Hasyim.

Menutup sambutan, Hasyim mengajak peserta upacara untuk memanjatkan doa, kepada para pendahulu bangsa, kepada para pejuang mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan. Dan doa agar penyelenggara pemilu, KPU, mendapat kelancaran dan kesabaran selama menjalankan tahapan kepemiluan. “Mewujudkan kemerdekaan memilih dan kebebasan berekspresi,” tutup Hasyim.

Di sela-sela Upacara Peringatan HUT RI, diserahkan secara simbolis, Penghargaan Satyalancana Karya Satya, 30 tahun kepada Kepala Biro Umum M Syahrizal Iskandar, 20 tahun kepada Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Biro Parhumas Dohardo Pakpahan, dan 10 tahun kepada Kasubbag Mutasi dan Pensiun Biro SDM Andi Muhammad Alfianto.

Sumber : KPU.go.id | Editor : Redaksi NSI

Related posts