Nusantara Satu Info
EKONOMI IKN NUSANTARA

BNI Tertarik Biayai Infrastruktur dan Fasum di IKN

Foto: dok. BNI

NSI.com, JAKARTA – Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terdapat sejumlah potensi bisnis yang dapat dioptimalkan BNI ke depannya. Diantaranya potensi pada bidang infrastruktur dasar, infrastruktur utama, pusat bisnis dan ekonomi, perumahan, fasilitas umum (Fasum), dan bidang fasilitas komersial.
Dari sejumlah potensi itu, BNI membuka peluang untuk menjadi bank yang memberikan pembiayaan, terhadap proyek-proyek infrastruktur ataupun pembiayaan lainnya, seperti kredit modal kerja, bank garansi, letter of credit (L/C) dan lain sebagainya.

“Kami berkomitmen untuk proaktif memberikan kontribusi positif pada proyek pemindahan Ibu Kota, demi mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia secara merata. BNI melihat terdapat sejumlah potensi bisnis di ekosistem IKN yang dapat digarap BNI,” kata Okki dalam keterangan tertulis, Selasa (6/6/2023).

Lebih lanjut Okki menambahkan, BNI juga dapat ikut serta dalam pembangunan tahap awal proyek IKN dan memberikan banyak potensi dari kontraktor utama, yang secara resmi telah ditunjuk oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di IKN. Sejauh ini, BNI telah terlibat dalam membangun ekosistem digital di IKN, dengan menyediakan kartu multifungsi sebagai sarana pembayaran dan transaksi, di lokasi Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di IKN yang diapresiasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Foto: dok. BNI

Selain mempermudah kehidupan para pekerja konstruksi, kartu multifungsi BNI juga dinilai membangun ekosistem digital terintegrasi yang baik di IKN. BUMN diharapkan mampu menciptakan sesuatu yang beda di Ibu Kota Nusantara, mulai dari sistem kartu, pelayanan langsung, hingga integrasi ekosistem usaha. Hal ini sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendorong peradaban digital di IKN, dan mengantarkan Indonesia lebih maju, makmur, dan mendunia.

Pemerintah Republik Indonesia memiliki komitmen untuk membangun IKN. Oleh karenanya, pada 2023, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp20,8 triliun dan naik menjadi Rp 22,2 triliun untuk proyek pembangunan IKN. Dalam perkembangan pembangunan IKN, pada Selasa (30/5/2023) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memperkenalkan logo baru IKN bertema Pohon Hayat.

Dari 10 logo karya desainer yang terlibat dalam pembuatan logo, Presiden memilih 5 logo terbaik, serta memberi arahan agar diadakan voting terbuka yang dapat diikuti masyarakat secara luas. Adapun voting secara online diadakan pada 4 April hingga 20 Mei 2023, yang secara total diikuti sekitar 500.260 pemilih. Seluruh proses ini didukung oleh Kominfo, BNI, dan Telkomsel termasuk dengan mempromosikan kelima logo ini di jaringan komunikasi BNI dan Telkomsel. Pohon Hayat dinilai sebagai pohon kehidupan, dan diharapkan Pohon Hayat ini dapat menginspirasi IKN, untuk menciptakan tempat kehidupan baru bagi masyarakat, serta menjadi sumber kekuatan.

Sumber : Detikcom | Editor : Redaksi NSI

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor