Nusantara Satu Info
IKN NUSANTARA Nasional

Menteri Bahlil : Investor Arab Saudi Minat Bangun IKN Nusantara

Foto Menteri Investasi Bahlil Lahadalia temui Menteri Investasi Arab Saudi Khalid Al-Falih di Riyadh, Kamis (11/5/2023) sore.(Dokumentasi Kementerian Investasi)

NSI.com, JAKARTA – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, investor Arab Saudi berminat untuk ikut membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. “Kemarin kita bicara dengan menteri investasinya, mereka berminat masuk ke IKN,” ujar Bahlil dikutip pada Selasa (30/5/2023) seraya menegaskan bahwa investasi yang sangat memungkinkan untuk dibangun di IKN saat ini adalah properti, ini guna mendukung membangun infrastruktur dan kota. Sebab, saat ini, IKN masih dalam tahap pertama pembangunan.

Lebih lanjut dikemukakan Bahlil, investor Arab Saudi memiliki kesempatan untuk berinvestasi di IKN. Karena, terdapat beberapa proyek yang ditujukan khusus untuk pemerintah dan badan usaha, serta yang ditawarkan penuh pada pihak swasta. Forum bisnis Indonesia-Arab Saudi dinilai Bahlil sebagai momentum yang bagus, untuk menyampaikan pandangan bersama antara pemerintah dua negara terhadap perdagangan dan investasi. “Dua minggu lalu saya bertemu dengan Menteri Investasi mereka (Khalif A. Al Falih) untuk mencari formulasi yang benar dan tepat dalam rangka kedua belah negara agar meningkatkan investasi kedua negara dan acara ini menjadi salah satunya,” lanjutnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis Kementerian Investasi/BKPM Heldy Satrya Putera mengatakan, pihaknya sedang mengembangkan proyek energi terbarukan seperti listrik dengan tenaga angin, listrik tenaga surya dan listrik tenaga air. “Ke depan, pembangunan dari pembangkit listrik akan terus ditingkatkan dengan menggunakan energi terbarukan,” ujar Heldy.

Indonesia, sambung Heldy mempunyai visi dan target di tahun 2045 untuk menjadi 4 besar ekonomi dunia. Saat ini ekonomi Indonesia ada di urutan ke-16 dan untuk mencapainya pemerintah Indonesia harus melakukan transformasi ekonomi. Dalam kegiatan transformasi ekonomi ini, yang akan menjadi tulang punggungnya adalah investasi hilirisasi. Menurut Heldy, terdapat 21 komoditas yang tercantum dalam roadmap hilirisasi seperti oil, gas, produk perkebunan, produk kehutanan, dan kelautan.

Sumber : Kompas.com | Editor : Redaksi NSI

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor