Nusantara Satu Info
IKN NUSANTARA

2023, PUPR Latih 8.500 Pekerja Konstruksi IKN di 4 Balai Jasa Konstruksi Wilayah

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau pembangunan infrastruktur kawasan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (25/10/2022). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

NSI.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi, akan melatih dan membina sebanyak 8.500 tenaga kerja konstruks, pada tahun 2023 mendatang guna mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Prov. Kalimantan Timur.

“Untuk tahun 2023 kami telah diberikan anggaran untuk terus mencetak dan melakukan pelatihan terhadap 8.500 tenaga kerja konstruksi,” ujar Direktur Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Dedy Natrifahrizal Dedisky Nazaroeddin pada Kamis (17/11/2022).

Nantinya, sambung Dedy, pemberian pelatihan dan pembinaan terhadap tenaga kerja konstruksi untuk IKN tersebut, dilaksanakan di 4 Balai Jasa Konstruksi wilayah. “Jadi tidak hanya di wilayah Kalimantan, tetapi didukung oleh tiga Balai Jasa Konstruksi wilayah lainnya,” kata Dedy seraya menyebutkan Balai Jasa Konstruksi wilayah III yang mencakup DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Kemudian Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV meliputi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Lalu Balai Jasa Konstruksi Wilayah V meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Terakhir Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Sedangkan untuk target pelatihan dan pembinaan tenaga kerja konstruksi pada tahun 2022, Bina Konstruksi diberikan target sebanyak 9.300 orang. “Kami berharap sekali adanya kerja sama antara badan usaha, jasa konstruksi, asosiasi, kementerian/lembaga negara lainnya, dan juga pemerintah daerah dengan harapan bahwa kita bisa bersama-sama, mendukung pembangunan infrastruktur IKN,” kata Dedy.

Seperti dibertakan sebelumnya, Kementerian PUPR mempersiapkan warga Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai calon pekerja atau tenaga kerja proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia baru (Nusantara) dengan membekali pelatihan konstruksi.

Para peserta pelatihan, belajar sejumlah keterampilan pekerjaan konstruksi yakni, pemasangan batu bata, pengecatan, pembesian, plasteran dinding, dan pemasangan atap baja ringan. Setelah mendapatkan pelatihan, para peserta mendapat sertifikat atas keterampilan dan keahlian masing-masing.

Perpanjangan Kerja Sama Teknis Pemindahan Ibu kota dan Pembangunan IKN Nusantara antara Kemeterian PUPR dengan Korea Selatan. (Dok Kementerian PUPR)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Lingkungan Korea Selatan, Han Wha Jin menandatangani Joint Statement on the Green Transition Initiative di Nusa Dua, Bali pada Senin (14/11) lalu.

Joint statement tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU Pembangunan Infrastruktur Hijau, yang sebelumnya telah ditandatangani pada 15 Maret 2022 silam di Labuan Bajo. “Kita sadari bahwa perubahan iklim tidak mungkin bisa kita hadapi sendirian. Sehingga kami sangat berterima kasih atas kerja sama Korea Selatan, untuk pengembangan infrastruktur hijau,” kata Menteri Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya, disampaikan Selasa (15/11/2022).

Kerja sama bidang infrastruktur hijau ini, sambung Hadi, mencakup manajemen sumber daya air dan penyediaan air bersih, konstruksi bangunan efisiensi energi, kota eco-smart, serta identifikasi dan infrastruktur untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. “Kami mengapresiasi rencana Korea Selatan, untuk ikut partisipasi membangun sistem penyediaan air bersih di IKN Nusantara. Rencana awal konstruksi akan dimulai pada tahun 2024, namun kami berharap dapat dipercepat proses penyusunan rencana teknis rincinya, sehingga dapat mulai dibangun instalasinya pada tahun 2023,” imbuh Menteri Basuki.

Menteri Basuki juga mengungkapkan harapan, agar Pemerintah Korea Selatan aktif mendukung persiapan hingga pelaksaan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan diselenggarakan pada 18-24 Mei 2024 di Bali.

Sebagaimana diketahui, pada 10 November 2022 lalu telah dilakukan penandatanganan Framework Agreement 10th World Water Forum, antara Pemerintah Indonesia dengan World Water Council (WWC). “Kami akan bekerja dengan cermat, karena waktu persiapan kurang dari 2 tahun. Kami berharap Korea Selatan dapat ikut berpartisipasi aktif untuk membantu kami dalam persiapan 20th World Water Forum ini,” pungkas Menteri Basuki.

Sumber : Liputan6.com | Editor : Redaksi NSI

Related posts