NSI.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menenderkan, pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) di IKN senilai Rp1,6 triliun. Mengutip laman resmi lpse.pu.go.id, paket tersebut memiliki kode 85862064, dengan nama paket Pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan II di Ibu Kota Negara senilai Rp1.646.613.000.000, yang berada di zona pemerintahan SUB BWP 1A.
Kawasan ini berbatasan dengan taman Komunitas dan Riparian disebelah utara, Kantor Organisasi Internasional di sisi timur, Botanical Garden di selatan, dan Perumahan Menteri disebelah barat. Adapun lingkup pekerjaan paket tersebut, antara antara lain land development kurang lebih seluas 141.121 m2, pembangunan dinding penahan tanah, Secant pile, Geogrid Retaining Wall Serasscape System, jalan dan jalur sepeda, area parkir, plaza kepemimpinan, jalan pedestrian, skywalk, tunel, MUT, box utility, drainase, box culvert, sky bridge, road blocker, pagar keliling, gerbang entrace, landasan helipad, plaza archipelago, bangunan persamapahan, pekerjaan MAP, pekerjaan lansekap, dan penanaman pohon.

Sedangkan untuk bangunan, paket tersebut juga mencakup dukungan pembangunan istana wakil Presiden, bangunan kediaman Wakil Presiden, bangunan kantor sekretariat wakil presiden B, mess paspamres, masjid dan bangunan pendukung seperti pos jaga dan garasi.
Waktu pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Rancang dan Bangun kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pemerintah II, di Ibu Kota Negara (IKN) adalah 450 hari kalender, terhitung sejak ditandatanganinya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sampai dengan serah terima pertama (Provisional Hand Over – PHO).
Sumber : Okezone | Editor : Redaksi NSI
