Nusantara Satu Info
News POLITIK

Prabowo Subianto Resmi Deklarasi Maju di Pilpres 2024, Apa Kata Jokowi

Prabowo Subianto. foto istimewa

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan bakal maju sebagai calon presiden 2024. Hal ini ia ungkapkan  usai mendengar permintaan 34 dewan pimpinan daerah (DPD) yang bulat meminta Prabowo maju sebagai capres.

“Dengan ini saya menyatakan bahwa dengan penuh rasa tanggung jawab, saya menerima permohonan saudara untuk bersedia dicalonkan sebagai calon presiden Republik Indonesia,” ujar Prabowo dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Gerindra di Sentul International Convention Center, Jumat (12/8).

“Dengan demikian malam hari ini saya menyatakan siap terus berjuang untuk bangsa, negara, dan seluruh jiwa raga saya persembahkan untuk ibu Pertiwi,” sambungnya.

Sebelum memberikan jawabannya, Prabowo disambut kader dengan nyanyian dan sorak sorai.
“Prabowo, Prabowo, Prabowo,” sorak para kader.
Prabowo sempat menyinggung kekalahannya pada Pilpres 2019 lalu, menurutnya hal itu tidak lantas membuatnya jatuh dan patah semangat. Sebab, semangat seorang pejuang mestinya tak mengakui kekalahan dalam hati dan terus bangkit berjuang. “Ada yang bertanya, nyindir-nyindir, sudah sekian kali kalah kok mau maju lagi? Mungkin mereka tidak mengerti arti pejuang,” kata Prabowo.

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkap 34 DPD secara bulat mengusung nama Ketua Umum Prabowo Subianto sebagau calon presiden. Selain 34 DPD, Dasco menyebut suara bulat itu juga diusung oleh organisasi sayap Gerindra.

“34 dewan pimpinan daerah Partai Gerindra seluruh Indonesia sudah bulat untuk mencalonkan Pak Prabowo jadi calon presiden dari Partai Gerindra 2024,” ucapnya.
Terkait majunya Prabowo pada Pilpres 2024 mendatang, Presiden Jokowi mempersilakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk maju menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan demokrasi di Indonesia.

“Istilahnya saya kira, karena menyampaikan kepada saya, masak saya bilang ‘jangan, ndak,’ kan gak gitu mustinya. Ya, silakan. Gak mungkin presiden, misalnya menteri yang ke saya untuk menyampaikan itu, kemudian saya bilang ‘tidak, gak bisa,” ujar Jokowi kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/8).

Jokowi pun mempersilakan masyarakat menafsirkan hal tersebut sebagai bentuk restu untuk maju di Pilpres 204 nanti. “Bahwa itu ditafsirkan sebagai restu, ya, silakan,” ucap Jokowi.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, ada 3a alasan melatarbelakangi dukungan kader kepada Prabowo. Pertama, Prabowo merupakan kandidat dengan paling populer, diminati, dan disukai dalam hasil survei berbagai lembaga.

Kedua, publik menilai kinerja Prabowo sebagai menteri pertahanan memberikan dampak positif bagi pemerintahan Jokowi. Terakhir, Prabowo dinilai tidak pernah bergeser dari komitmennya untuk menjaga keutuhan Negara Kedaulatan Republik Indonesia (NKRI).

Agenda rapimnas pada hari ini (kemarin,red), sambung Muzani, akan menjadi forum bagi Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk meresmikan koalisi Pemilu 2024.

“Besok acara utama (hari ini,red) adalah acara deklarasi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa untuk meneken Piagam Deklarasi kedua partai,” ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Setelah rapimnas, Gerindra dan PKB akan membuat forum kembali untuk membicarakan strategi pemenangan Pemilu dan Pilpres 2024. Menurut Dasco, PKB merupakan mitra koalisi Gerindra dapat mengusulkan nama untuk mengisi posisi cawapres.

“Mengenai masalah calon wakil presiden itu, ditetapkan dalam satu forum yang memang sudah ditetapkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sesudah ini,” ujar Dasco.

Ditambahkannya, Gerindra masih terbuka dengan partai politik lain yang ingin bergabung dengan koalisinya. Namun, ia menjelaskan, syarat untuk bergabung dengan koalisi adalah mendukung Prabowo sebagai capres.

Sumber : CNN Indonesia/Republika.id | Editor : Redaksi NSI

Related posts