NSI.com, SAMARINDA – Pusat Pelatihan Peningkatan SDM Berbasis Kompetensi IKN (P3SDM) Kalimantan Timur, terpaksa menutup lebih awal pendaftaran dari seyogyanya 5 Oktober 2022 dipercepat pada 20 September, lantaran pesertanya membludak tercatat sebanyak 3760 orang. Meski peserta antusias untuk mendaftar, namun karena kapasitas tempat terbatas hanya untuk menampung sebanyak 200 orang, sehingga peserta yang sudah terlebih dahulu melengkapi pesyaratan antara lain usia antara 18-40 tahun, menyerahkan pas photo 3×4 sebanyak 2 lembar, Foto copy KTP yang masih berlaku, dan minimal 3 tahun menjadi penduduk atau menetap di Kaltim, langsung dapat diakomodir.
Hal tersebut dikemukakan Ketua P3SDM Kaltim Drs Edy Sofyan M.SI didampingi sekretaris Heni Mapatangka, kepada media ini, pada Selasa (20/9). “Pendaftaran kami tutup, karena panitia hanya bisa menampung 200 peserta saja. Semuanya tercatat warga Kaltim, dibuktikan dengan foto copy KTP dan mereka sudah tinggal dan menetap di Kaltim, 3 tahun lebih,” jelas Edy.
Lanjut dikatakan Edy, peserta pelatihan memang dibuat mudah, tujuannya untuk mengakomodir mereka yang hanya mengenyam pendidikan lulus di bangku SD, SMP dan SMA. “Karena syarat peserta dipermudah, sehingga pesertanya membludak. Tercatat saat pendaftaran dibuka pada tanggal 10-15 September sudah ada yang konfirmasi menulis nama dan alamat mereka melalui WA sebanyak 2110 orang. Kemudian pada tanggal 15-20 september 2022 ada yang mendaftar sebanyak 1650 orang. Namun karena kapasitas peserta hanya mampu untuk menam;pung 200 orang, sehingga panitia harus menutup pendaftaran,” tegas Edy.
Terkait tenaga yang akan memberikan pelatihan, ditegaskan Edy, sudah disiapkan oleh BLK dari Kementerian dan dari Universitas Mulawarman. “Jadi untuk pelatihan angkatan I, akan dimulai dilaksanakan pada Akhir Oktober bulan depan. Bagi peserta yang telah memiliki dasar, maka hanya dilatih selama 3 hari, lalu dilakukan uji kompetensi, untuk mendapatkan ijazah keahlian. Sedangkan bagi mereka yang belum punya dasar atau pengalaman sebelumnya, maka pelatihan akan dilakukan selama 10-15hari,” beber Edy yang juga menjabat ketua Forum Rakyat Kalimantan Timur Bersatu (FRKB) ini.
Untuk angkatan berikutnya, sambung Edy, pendaftaran akan dibuka pada waktu yang akan ditentukan kemudian, dan untuk cara mendaftarnya, peserta harus mengisi daftar isian melalui google form.
Seperti diberitakan, pelatihan yang akan dipusatkan di Kampus Melati jalan HM Rifadin No 1 Harapan Baru, Samarinda Seberang Kalimantan Timur itu, guna memersiapkan tenaga kerja diberbagai sektor, yakni ada 14 bidang baik Kejuruan Konstruksi, Teknik Listrik, Cleaning Service, Loundry, Teknik Las , Tata Boga, Pertanian, potong rambut, teknologi, Teknik Elektro, otomotif, Garmen, tenaga keamanan dan K3.
Adapun 14 bidang tersebut melingkupi, kejuruan Konstruksi akan dilatih bagaimana pasang batu, baja ringan dan tukang kayu. Kejuruan teknik listrik bagaimana cara memasang Instalasi lisrik, Cleaning Service diarahkan untuk bagaimana trampil menjadi tenaga kebersihan (janitor) dan house keeping, termasuk loundry. Untuk kejuruan Teknik Las akan diajarkan bagaimana cara ngelas yang besar dst. Adapun untuk Kejuruan Tata Boga pelatihan akan diarahkan bagaimana Membuat Kue & Roti, Pengolahan Ikan dan meracik coffe (Barista).
Selain itu, pelatihan juga dibuka untuk Kejuruan Pertanian yakni bagaimana jadi petani Hydroponik dan budidaya tanaman hias. Begitu juga pelatihan Potong Rambut pria dan wanita dibuka. Lalu Kejuruan Teknologi Informasi & Komunikasi. Kejuruan Garmen diarahkan bidang Apparel. Sedangkan Pelatihan Pengamanan untuk mencetak tenaga Sekuriti / Satpam. (yon’s)
