NSI.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan 16 delegasi, asal Korea Selatan (Korsel) dalam rangka meningkatkan kerja sama bilateral antarkedua negara. Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto menyebut 102 MoU kerja sama sudah diteken oleh Indonesia dan Korea Selatan dalam membangun Ibu Kota (IKN) Nusantara.
Lebih lanjut Gandi mengungkapkan, investasi IKN menjadi salah satu topik utama yang dibicarakan Presiden Jokowi bersama delegasi Korea Selatan. Pada Maret lalu pihaknya sudah mendampingi 57 pengusaha konstruksi Korea Selatan, untuk meninjau langsung pembangunan IKN. Hingga kini tercatat sudah ada 102 MoU kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan yang sudah diteken untuk pembangunan IKN, salah satunya adalah pembangunan saluran irigasi atau DMA yang kini pembangunannya sudah mencapai 20 persen.
“Di sana sudah ada pembangunan, DAM-nya itu yang bangun K Water dari Korea. Jadi itu progresnya dia lihat sendiri sudah sekitar 15-20 persen menurut hitungan mereka,” jelas Gandi ketika ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/5/2023). Selain pembangunan DAM, sambung Gandi, pengusaha konstruksi Korea Selatan juga tengah menjajaki kemungkinan kerja sama untuk membangun jalan tol Balikpapan-Samarinda. Untuk kerja sama baru akan segera diteken usai pemerintah menyelesaikan pembebasan lahan dan tanah warga. Menurut Gandi, pihak Korea Selatan optimistis kerja sama dapat segera dilakukan, sebab delegasi sudah melihat betapa cepatnya pemerintah dalam membangun infrastruktur di IKN.
Sumber : Beritasatu.com | Editor : Redaksi NSI
