NSI.com, JAKARTA – Pemerintah akan menggelar jajak pasar atau market sounding untuk mengundang minat investor ke proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Menyikapi hal itu, Direktur Eksekutif Segara Institute, Piter Abdullah menilai, tujuan market sounding yang dilakukan pemerintah, utamanya lebih untuk menjaga komunikasi terkait perkembangan IKN. Dalam artian market sounding bukan untuk mencari atau meningkatkan minat investor. Pasalnya daya tari investasi di IKN itu sendiri sudah besar.
“Daya tarik investasi IKN, menurut saya, sudah besar. IKN dari sisi investasi sangat menarik. Pemerintah hanya perlu memastikan bahwa proyek IKN akan berjalan dan berkelanjutan,” kata Piter, Rabu (5/10).
Lebih lanjut Piter menjelaskan, market sounding biasanya berisikan paparan kelanjutan pembangunan IKN, mulai dari apa yang sudah dilakukan dan apa yg akan dilakukan dalam jangka pendek. “Memberikan gambaran bahwa proyek ini sedang berjalan dan akan terus berjalan,” imbuhnya.
Piter menyebut, saat ini memang bukan waktunya investor swasta masuk. Namun tahap awal pembangunan akan berasal dari investasi pemerintah, yakni untuk membangun infrastruktur dasar. “Tanpa infrastruktur dasar investasi swasta tidak mungkin masuk,” kata Piter.
Sebelumnya, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono pernah mengatakan, bahwa rencananya jajak pasar akan digelar pertengahan Oktober ini, yang akan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Nanti juga bersama Kadin akan melaksanakan jajak pasar/market sounding yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Presiden. Mudah-mudahan pada pertengahan Oktober ini kita akan lakukan,” kata Bambang melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Selasa (4/10).
Dalam jajak pasar nantinya, Pemerintah akan mengundang para investor potensial, serta akan dilakukan dialog.
Sumber : Kontan.co.id | Editor : Redaksi NSI
