NSI.com, SAMARINDA – Pemerintah provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2022 mendatang, akan memberikan perhatian lebih, terutama dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM), apalagi Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni dengan meningkatkan alokasi anggaran untuk beasiswa Kaltim tugas, sebelumnya pada APBD muni dialokasikan Rp155 miliar, akan dinaikkan sebesar Rp. 145 miliar menjadi Rp300 miliar pada APBD Perubahan tahun 2022.
Hal tersebut dikemukakan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, pada Senin (12/9) lalu ketika meresmikan pojok statistik Universitas Mulawarman, di gedung Perpustakaan lantai 2 Unmul. “Tahun ini kita akan tambah Beasiswa Kaltim Tuntas itu menjadi Rp300 miliar. Jadi dari Rp155 miliar, kita tambah lagi Rp145 miliar lagi,” jelas orang nomor satu di Kaltim ini.
Ditambahnya anggaran untuk Beasiswa Kaltim Tuntas ini, sambung Isran Noor, secara otomatis akan menambah jumlah penerima, khususnya untuk kategori beasiswa tuntas.
“Jadi bagi mahasiswa yang sudah melamar, tidak perlu lagi mengajukan permohonan baru, nanti yang dibawah nilainya akan otomatis tertarik ke atas. Jadi sekitar 3.300 orang tambahan akan menerima beasiswa tuntas di tahun 2022 ini,” sebut Isran seraya memastikan bahwa pada tahun 2023 mendatang alokasi anggaran untuk Beasiswa Kaltim tidak akan berkurang, tetap akan dialokasikan sebesar Rp300 miliar.
“Dan tahun depan bukan kurang, akan sama jumlahnya sekitar Rp300 miliar,” jelas Isran.
Dengan dialokasikannya anggaran sebesar itu, baik alokasi untuk Beasiswa Kaltim 2022 dan 2023 mendatang, Gubernur berharap setidaknya bisa tercover 30-40 persen mahasiswa berasal dari Kaltim, mendapatkan Beasiswa Kaltim Tuntas.
“Jumlah mahasiswa di Kaltim tercatat pada kisaran 153 ribu orang, kalau terisi 50 ribu orang, maka akan dapat 30-40 persen. Itulah kira-kira bayangan bahwa masyarakat dan anak-anak kita harus mendapatkan dukungan dalam hal penyelesaian studinya, baik dari dalam maupun luar negeri. Yang paling banyak itu Unmul yang dapat, wajar saja karena masa tuan rumah dapat sedikit,” tandas Isran.
Terkait pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Gubernur Isran meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai generasi penerus pembangunan di Kaltim.
“Saya akan menggelar sayembara tulisan tentang IKN untuk 1.000 mahasiswa, akan mendapatkan Beasiwa Kaltim Tuntas, baik untuk mahasiswa program S1, S2 dan S3. Kalau beasiswa kan sudah dapat, tapi nanti akan ada hadiah yang lebih menarik lagi. Kita ingin memberikan informasi memadai dan secara ilmiah kepada masyarakat luas, terkait pembangunan IKN,” pungkasnya.
Sumber : adpimprovkaltim | Editor : Redaksi NSI
