NSI.com, JAKARTA – Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) Nusantara saat ini mencari kalangan profesional, untuk mengisi posisi kosong dalam organisasi yang dipimpin oleh Bambang Susantono. Pengisian jabatan itu, agar lembaga ini bisa beroperasi paling lambat akhir 2022. Koordinator Tim Informasi dan Komunikasi Tim Transisi IKN Sidik Pramono mengatkan, terkait dengan pengisian jabatan itu, otorita IKN menjaring individu bertalenta, profesional, serta dengan menerapkan prinsip meritokrasi.
“IKN Nusantara yang ingin kita bangun adalah kota masa depan berkelas dunia. Sehingga diperlukan individu dan organisasi atau birokrasi yang lincah dan profesional untuk menjawab tantangan masa depan,” ujar Sidik dalam penyampaian tertulis, Minggu (18/9).
Lebih lanjut Sidik mengatakan, adapun dasar penetapan struktur organisasi serta pengisian jabatan atau perangkat di bawah Kepala dan Wakil Kepala OIKN, sudah diatur dalam Peraturan Kepala OIKN Nomor 1 Tahun 2022.
“Perangkat organisasi di bawah Kepala dan Wakil Kepala OIKN terdiri atas Sekretariat, 7 Deputi, serta Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan. Penentuan jumlah Deputi didasarkan pada analisis organisasi dan beban kerja,” bebernya seraya menambahkan bahwa merujuk pada ketentuan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2022 tentang Otorita Ibu Kota Nusantara, paling sedikit 2 Deputi diutamakan dari unsur masyarakat lokal di Kalimantan Timur.
Oleh karenanya, untuk pertama kalinya pemenuhan sumber daya manusia (SDM) dalam posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dilaksanakan berdasarkan penugasan atau penunjukan oleh Presiden berdasarkan usulan Kepala OIKN. Begitu juga dengan pemenuhan kebutuhan jabatan administrator dan fungsional di tahap awal, dilaksanakan berdasarkan penunjukan dan pengangkatan oleh Kepala OIKN, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pengisian pejabat otorita IKN diharapkan bisa segera membantu pelaksanaan tugas badan otorita IKN dalam kegiatan persiapan, pembangunan, dan pemindahan Ibu Kota Negara, serta penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Khusus IK, dan pengembangan IKN serta Daerah Mitra,” tuturnya.
Sumber : Liputan6.com | Editor : Redaksi NSI
