NSI.com, JAKARTA – Hasil survei dlakukan LSI Denny JA, menunjukkan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki elektabilitas tertinggi yakni mencapai 20,9 persen. Sementara partai Nasional Demokrat (NasDem) sebaliknya, akan terancam tidak lolos parliamentary threshold (PT) DPR pada Pemilu 2024 mendatang, lantaran elektabilitas partai besutan Surya paloh ini hanya memeroleh 3,9 persen, sehingga terancam tak masuk ke Senayan, karena hasil survei lebih rendah dari syarat perolehan suara untuk mendapat kursi DPR (parliamentary threshold) yakni 4 persen.
“PDIP 20,9 persen, NasDem 3,9 persen,” ucap peneliti LSI Denny JA Ade Mulyana dalam paparan hasil survei, disampaikan pada Selasa (1/11), sembari menyebutkan Elektabilitas partai politik lainnya seperti Partai Golkar menyentuh angka 14,5 persen, partai Gerindra memeroleh 9,8 persen, berikutnya PKS dicapai 8,3 persen dan PKB 5,9 persen serta Demokrat 5,4 persen.
Berdasarkan survei LSI Denny JA, sambung Ade Mulyana, ada 2 (dua) parpol yang menghuni Senayan saat ini yaitu PPP dan PAN bernasib sama seperti NasDem, tidak lolos ambang batas parlemen. “PPP 2,3 persen dan PAN 2,1 persen,” ungkap Ade.

Survei LSI Denny JA yang dilakukan sepanjang 11-20 September dengan melibatkan 1.200 responden itu, dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara tatap muka, dengan menggunakan metode kuesioner. Margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,9 persen. Sementara riset kualitatif dilakukan dengan analis media, focus group discussion (FGD), serta wawancara mendalam.
Sebelumnya, Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) juga merilis hasil survei yang dilakukan sepanjang 3-9 Oktober 2022. Hasilnya, elektabilitas PDIP sebesar 24 persen, diikuti Gerindra 13,4 persen, serta Golkar 8,5 persen. Kemudian, PKB 7,1 persen, PKS 6,9 persen, Partai Demokrat 5,5 persen, Partai NasDem 5,4 persen, PPP 3,3 persen, serta PAN 1,2 persen.
Sementara itu, berdasarkan survei Litbang Kompas terbaru menunjukkan elektabilitas PDIP, Gerindra, dan Demokrat di posisi 3 besar teratas. Dari, survei sepanjang 24 September-7 Oktober itu, elektabilitas PDIP sebesar 21,1 persen. Diikuti Gerindra 16,2 persen, Demokrat dengan elektabilitas 14 persen, dan Partai Golkar dengan elektabilitas 7,9 persen. Lalu PKS dengan elektabilitas 6,3 persen, PKB 5,6 persen, Perindo 4,5 persen, NasDem 4,3 persen, PAN 3,1 persen dan PPP dengan elektabilitas 1,7 persen.
Sumber : CNN Indonesia | Editor : Redaksi NSI
