Nusantara Satu Info
Kaltim SAMARINDA

Pj Sekda Minta Pendaftaran Pelatihan Kerja Bagi Warga Kaltim Dibuka Secara Manual

Pj Sekda Provinsi Kaltim H Riza Indra Riadi. foto istimewa.

NSI.com, SAMARINDA – Pj Sekda Provinsi Kaltim H Riza Indra Riadi, mengingatkan untuk rekrutmen tenaga kerja lokal pembangunan konstruksi Ibu Kota Nusantara (IKN), tidak hanya dilakukan menggunakan website, tapi juga dilakukan secara manual agar warga Kaltim yang belum melek teknologi dapat mengikuti pelatihan yang digelar pemerintah pusat.

“Nanti perekrutan tidak semua lewat web. Jangan pina gagah cuma pakai web. Kasih juga kesempatan pendaftaran secara manual. Itu pesan kami ke pusat,” kata Riza Indra Riadi saat membuka Sosialisasi Penyelenggaraan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi bertema “Kesiapan tenaga kerja konstruksi Kalimantan Timur sebagai masyarakat lokal dalam penyelenggaraan pembangunan Ibu Kota Nusantara” berlangsung di Hotel Senyiur Samarinda, dihadiri sejumlah kepala daerah dan para pengurus ormas di Kaltim, pada Kamis (8/9.

Apa yang disampaikan Riza cukup beralasan, karena masih banyak penduduk Kaltim belum cakap digital atau melek terhadap teknologi komunikasi. Ditambah lagi data BPS tahun 2021, tercatat masih tenaga kerja konstruksi di Kaltim, dari sekitar 99.963 orang 65 persennya didominasi mereka yang berpendidikan SD dan SMP.

Sementara, pekerja yang sudah memiliki sertifikasi baru sekitar 34.257 orang. Sedangkan 65.000 pekerja lainnya belum mengantongi sertifikasi. “Kami berharap gap 65,64 persen itu bisa dicarikan solusinya,” harap Riza.

Kepala Dinas PUPR dan Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan untuk IKN, Kaltim harus menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing. “Kami sudah melatih 161 tenaga ahli. Nanti menyusul 270 tenaga ahli lagi. Silakan ormas di Kaltim daftarkan anggotanya. Kami akan latih dan kami beri sertifikasi. Free tanpa biaya,” ujar Nanda seraya menambahkan pihaknya juga akan melatih tenaga-tenaga asesor yang nantinya akan bisa melatih para calon tenaga kerja konstruksi.

Kepala Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tim Transisi IKN Diani Sandiawati mengungkapkan hingga tahun 2024 nanti, setidaknya dibutuhkan tidak kurang dari 260.000 pekerja konstruksi. Untuk tahun 2022 rencananya akan ada 30.000 orang, tahun 2023 sebanyak 123.000 orang dan tahun 2024 sebanyak 107.000 tenaga kerja konstruksi.

Kementerian PUPR sudah merekrut tidak kurang dari 1.500 tenaga kerja konstruksi. Selain itu sudah dilakukan pelatihan nonkonstruksi dengan Balai Latihan Kerja (BLK). “Kami dari Otorita IKN selalu diingatkan oleh Presiden, agar masyarakat lokal jangan hanya jadi penonton. Kesempatan sama untuk semua warga Kaltim, tidak ada yang ditutup-tutupi. Kami buka secara online. Silakan pilih mana pelatihan yang mau diikuti,” beber Diani.

Sumber : adpimprovkaltim | Editor : Redaksi NSI

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor