Nusantara Satu Info
Nasional News

Bertolak dari Masjid Sunda Kelapa, Prabowo-Muhaimin Daftarkan Partainya ke KPU

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan), rencananya akan memimpin pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2024 ke kantor KPU, Senin (8/8). foto istimewa

JAKARTA – Partai Gerindra dan Partai Kebangkatan Bangsa (PKB) secara bersama-sama akan melakukan pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2024 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (8/8) ini (Kemarin,red). Kedua partai ini akan beretolak dari Masjid Sunda Kelapa, menjadi titik tolak keberangkatan kader Gerindra dan PKB menuju kantor KPU dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Syaiful Huda mengatakan, ada sekitar 1.000 kader kedua partai akan ikut prosesi pawai dari Masjid Sunda Kelapa menuju kantor KPU. Pawai ini akan diiringi marching band. Nantinya, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, ikut bergabung dalam pawai sebelum masuk ke kantor KPU.

“Pendaftaran Gerindra dan PKB sebagai peserta pemilu akan dipimpin langsung oleh Prabowo dan Gus Muhaimin. Ini juga sebagai penanda kian seriusnya kerja sama politik dari kedua belah pihak,” kata Huda kemarin.

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar, sambung Huda, akan melakukan konfrensi pers bersama setelah selesai mendaftarkan partainya. Menurutnya, kedua pimpinan partai politik tersebut, akan menyampaikan berbagai isu strategis terkait kerja sama Gerindra dan PKB dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Nantinya Pak Bowo dan Gus Muhaimin akan menyampakan pernyataan pers bersama terkait kerja sama politik kedua belah pihak dalam menghadapi Pemilu 2024,” ujar dia.

Lanjut dikatakan Huda, pemilihan masjid sebagai titik start ini menjadi penanda, jika kerja sama politik kedua partai ditujukan sepenuhnya untuk kemaslahatan rakyat Indonesia. “Kami ingin pendaftaran bersama kedua partai menjadi peserta Pemilu 2024 ini, menjadi titik tolak kerja sama politik yang lebih konstruktif di masa depan. Maka kami ingin mengawali keberangkatan dari Masjid Sunda Kelapa, untuk kemudian bersama-sama menuju kantor KPU,” ujar dia.

Pemilihan Masjid Sunda Kelapa sebagai titik start mempunyai banyak makna. Salah satunya bahwa kerja sama politik Gerindra dan PKB berawal dari niat baik, sebagai ikhitiar memberikan kemaslahatan lebih besar bagi rakyat Indonesia.

“Pemilihan masjid sebagai titik tolak keberangkatan ini juga sama semangatnya dengan pemilihan waktu pendaftaran di 10 Muharram, yang merupakan hari baik dan mempunyai makna besar terhadap titik tolak kemenangan para tokoh besar dunia,” katanya.

Selain itu, secara filosofi masjid Sunda Kelapa berbentuk perahu, menyimbolkan bahwa pelabuhan Sunda Kelapa dahulunya merupakan tempat terkenal untuk berdagang sekaligus tempat penyebaran Islam yang paling pesat pada masanya.

“Titik tolak dari masjid juga untuk mengingatkan kader Gerindra dan PKB bahwa perjuangan politik merupakan implementasi nilai-nilai luhur agama, agar kita manusia selalu berupaya menciptakan peluang-peluang lebih besar bagi kemaslahatan rakyat Indonesia,” tandas Huda.

Sumber : Republika.co.id | Editor : Suarno

Related posts