NSI.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya mengungkapkan, ada 9 paket kegiatan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, sudah memasuki tahap konstruksi. “Untuk 38 paket pembangunan IKN, sebanyak 15 paket sudah tayang lelang dengan 9 paket mulai beralih ke tahap konstruksi,” ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti di Jakarta, Selasa.
Lanjut dikatakan Diana, ke-9 paket ke tahap konstruksi tersebut, antara lain penyiapan lahan siap bangun (land development) untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara, Sub Wilayah Pengembangan 1B dan 1C, serta pembangunan jaringan pipa transmisi air minum untuk SPAM Sepaku paket 1. “Masih ada sisa 23 paket kegiatan IKN yang belum dilelang, mudah-mudahan ini bisa kami lelang pada Juni tahun ini,” katanya.
Adapun 23 paket kegiatan pembangunan IKN yang akan dilelang, untuk prasarana pemerintahan 2 IKN, bangunan gedung untuk masjid negara, jaringan air limbah dan Kantor Kementerian PUPR. Sebelumnya, Kementerian PUPR melakukan penyiapan lahan siap bangun (land development) di Sub-Wilayah Pengembangan 1B dan 1C Kawasan Inti Pusat Pemerintahan.
Upaya land development tersebut dilakukan Kementerian PUPR dengan membuka, membentuk strukturnya dengan membuat jalan terlebih dahulu, kemudian membangun kavling-kavling lalu diratakan sehingga menjadi lahan siap bangun. Penyiapan lahan siap bangun tersebut sudah dimulai sejak awal tahun 2023.ini.
Pembangunan IKN mengusung konsep forest city di mana 60-70 persen lahannya untuk kawasan hijau seperti lanskap, ruang publik hijau, taman-taman dan ruang terbuka hijau, sehingga lahan yang dipakai untuk pembangunan sekitar 30-40 persen.
Sumber : AntaraNews | Editor : Redaksi NSI
