Nusantara Satu Info
Daerah HUKUM

Johan Budi: Penegak Hukum Nakal Perlu Dipidanakan

Anggota DPR RI, Johan Budi. foto istimewa.

NSI.com – OKNUM para penegak hukum yang terindikasi melakukan perbuatan tercela, yang merusak integritas dan kredibilitas, perlu dipidanakan. Apalagi jika oknum tersebut, berani memperdagangkan perkara atau memeras orang yang sedang berperkara, merupakan tindakan tercela yang tidak cukup hanya dimutasi atau diberi sanksi etik, melainkan perlu dibawa ke meja hijau.  Hal tersebut dikemukakan, Anggota Komisi III DPR RI Johan Budi, di hadapan para hakim Pengadilan Tinggi se-Jawa Timur, pada Kamis (11/5/2023) di Surabaya.

Sebagaimana dilansir dai laman dpr.go.id, mantan jurubicara KPK ini, lebih lanjut mengatakan, Penegak hukum yang dimaksud, tidak saja di kepolisian atau kejaksaan, tapi juga di pengadilan.
“Masih ada hakim-hakim yang nakal, yang coba memeras. Tentu harus dilaporkan ke Ketua PT atau Ketua MA. Mereka memperdagangkan kasus. Anggaran (untuk insentif) memang perlu ditingkatkan, tapi kredibilitas dan integritas juga perlu ditingkatkan,” kata Johan pada kunjungan kerja reses Komisi III ke Jatim.

Lebih lanjut Johan Budi menambahkan, insentif bagi para penegak hukum, memang perlu diberikan secara ideal. Insentif diberikan per perkara yang ditangani. Dengan insentif itu, diharapkan perbuatan tercela bisa dikurangi. Di pengadilan, misalnya, kasus-kasus tanah biasanya mengundang kerawanan suap, antara penegak hukum dan yang berperkara. Diungkapkan Johan, para penegak hukum yang menangani sengketa tanah, biasanya bertransaksi di luar gedung pengadilan. Isu ini jadi perhatian Johan. “Pada kasus-kasus sengketa tanah, biasanya mereka minta di luar gedung pengadilan. Ini harus dibarengi dengan integritas para hakim yang menangani perkara,” tutupnya.

Editor : Redaksi NSI

Related posts

PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 PATRIOT88 patriot88 patriot88 langit77 PATRIOT88 patriot88 slot gacor patriot88 patriot88 patriot88 patriot88 slot gacor