NSI.com, BALIKPAPAN – Dengan ditetapkannya Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Nbusantara, maka keberadaan Kota Balikpapan kini menjadi pintu gerbang IKN. Untuk itu, Balikpapan harus berbenah bersiap untuk melakukan digitalisasi di berbagai sektor pemerintahan. Sebagaimana dikatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, bahwa Balikpapan akan memegang peran penting dalam menyokong IKN. “Kota Balikpapan harus memiliki Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang baik. Karena kedepan, mekanisme kerja di IKN akan berbasis elektronik dan beralih menjadi serba digital,” ungkap Anas di depan ASN Pemkot Balikpapan, pada Jumat (24/02), sebagaimana dilansir dari laman humas menpanrb.
Lanjut dikatakan Anas, indeks SPBE Kota Balikpapan pada 2022 adalah 3.05 dengan predikat Baik. Secara umum pada domain kebijakan internal, aspek TIK, penyelenggara SPBE, serta domain layanan telah terpenuhi. Anas menjelaskan SPBE merupakan upaya untuk mendongkrak transformasi digital pemerintah, berujung pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Melihat dari sektor layanan publik digital yang sudah dimiliki oleh pemerintah saat ini, polanya masih terfragmentasi per instansi, per sektor, dan silo based system yang mengakibatkan dalam proses input data dilakukan secara berulang-ulang. Selain itu, masyarakat harus membuat banyak akun, untuk beragam layanan publik berbasis digital yang disediakan pemerintah.

Oleh karenanya, Menteri Anas mendorong Mal Pelayanan Publik (MPP) Balikpapan agar segera bertransformasi menjadi MPP Digital. Dengan cara ini diharapkan investasi Kota Balikpapan dapat tumbuh semakin pesat dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. “Inovasi itu penting, jadi bagaimana agar investasi di daerah bisa tumbuh, ya dimulai dengan gebrakan-gebrakan yang diinisiasi jajaran pemerintah daerah,” ungkapnya.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyambut baik arahan disampaikan Menteri PANRB. Ia dan jajaran Pemkot Balikpapan akan bekerja lebih cepat dan melakukan gebrakan, agar dapat memenuhi ekspektasi masyarakat. “Harapannya, kita bisa menginterpretasikan apa yang jadi arahan pak Menteri, Balikpapan akan kita dorong terus agar siap menjadi kota yang mendukung IKN,” tandasnya.
Editor : Redaksi NSI
