Nusantara Satu Info
Nasional PEMILU POLITIK

Sistem Proporsional Tertutup Bikin Chaos, Caleg Bisa Mundur Semua

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga anggota Komisi III DPR Habiburokhman. Politisi Gerindra sebut proporsional tertutup membuat chaos karena caleg akan mundur. foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Bagikan :

NSI.com, JAKARTA – Rumor yang menyebut bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan perubahan sistem pemilu dari terbuka menjadi proporsional tertutup, menuai pro dan kontra. Apalagi, pelaksanaan Pemilu 2024 sebenarnya cuma menghitung bulan. Menyikapi hal itu, Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai berbahaya, jika benar MK menyetujui perubahan sistem pemilu ke proporsional tertutup. Sebab, situasinya hampir semua partai politik sepakat proporsional terbuka. “Kalau tiba-tiba tertutup ini bisa agak chaos secara politik, karena orang-orang akan ribut, yang sudah didaftarkan bisa mundur dan kita akan kesulitan mencari penggantinya,” kata Habiburokhman, Selasa (30/5).

Apalagi, ini persoalan bukan cuma di level DPR RI karena ada kabupaten, kota, dan provinsi. Sehingga, permasalahan politik yang sangat genting ini, memiliki potensi menimbulkan gejolak-gejolak di seluruh Indonesia. Bahkan, pertaruhan malah bisa terkait pelaksanaan pemilu itu sendiri. Sebab, tentu akan sulit, jika ada kekisruhan politik terkait penetapan daftar caleg-caleg yang berubah orientasi dari terbuka jadi tertutup. “Jadi, kalau saat ini tiba-tiba diubah hanya tinggal 200 sekian hari menjadi tertutup itu bisa berantakan,” ujar Habiburokhman.

Related posts

CorsicanDutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanRussianSpanishThai
Hubungi Redaksi NSI