Nusantara Satu Info
Nasional PEMILU

Ray Rangkuti: KPU dan Bawaslu tak Berdaya dengan DPR

Direktur Lingkaran Madani (Lima) Ray Rangkuti mempertanyakan independensi KPU dan Bawaslu. Foto ilustrasi. Foto: Edi Yusuf/Republika
Bagikan :

NSI.com, JAKARTA – Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti, menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih tidak berdaya di hadapan partai-partai di DPR RI. Indikasi ini, menurut Ray Rangkuti, terlihat dari KPU tak juga merevisi aturan, tentang keterwakilan perempuan dalam PKPU No 10 Tahun 2023. “Urungnya KPU melakulan revisi karena ditolaknya rencana itu oleh Komisi II DPR,” ungkap Ray Rangkuti, Ahad (21/5/2023).

Selain urung merevisi PKPU No 10/2023, kata Ray Rangkuti, KPU juga mengabaikan imbauan KPK, agar memasukan kembali poin soal kewajiban melaporkan LHKPN bagi para bakal caleg (bacaleg). Ray Rangkuti menyebut, hal ini terjadi karena KPU sekarang belum sepenuhnya independen dan mandiri dari peserta pemilu. Khususnya dari parpol yang eksis di DPR. “Bukan hanya KPU, Bawaslu juga terlihat mengalami hal yang sama. Sama-sama tidak berdaya di hadapan komisi II dan parpol-parpol parlemen,” kata Ray Rangkuti.

Related posts

CorsicanDutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanRussianSpanishThai
Hubungi Redaksi NSI