Nusantara Satu Info
IKN NUSANTARA Nasional

Proyek IKN Nusantara Dilirik Jepang, 4 Fakta Mendasarinya

Proyek pembangunan IKN (Foto: PUPR)
Bagikan :

NSI.com, JAKARTA – Proyek Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ditargetkan pada 17 Agustus 2024, sudah bisa menggelar upacara seremonial memperingati hari kemerdekaan republiuk Indonesia yang ke 79 tahun. Tak disangka, proyek IKN Nusantara menjadi menarik dengan skenario dan adanya policy, guna mendukung pembangunan dari IKN Nusantara. Jepang menjadi salah satu negara yang tertarik sebagaimana diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sebagimana dikemukakan Sri Mulyani, antara lain sebagai berikut :

  1. Skenario pembangunan IKN Nusantara ; Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap Jepang mengungkapkan ketertarikannya dengan proyek pembangunan IKN Nusantara. “Ini menjadi daya tarik, bagaimana skenario dari pembangunannya dan juga kemajuannya, dan terutama juga policy untuk mendukung pembangunan dari IKN Nusantara,” ujar Sri dalam konferensi pers virtual di Tokyo, Selasa (14/2/2023).
  2. Peranan private sektor ; Selain adanya skenari, Sri juga melanjutkan bahwa adanya peranan dari private sectors atau sektor swasta nasional dan internasional dalam proyek pembangunan IKN ini.
  3. Adanya rencana jangka panjang ; Sri juga memberikan pemaparan mengenai rencana jangka panjang dari pembangunan IKN sesuai dengan undang-undangnya. “Dan juga berbagai insentif fiskal yang telah kita lahirkan atau sampaikan, yang juga bertujuan untuk meningkatkan peran dari partisipasi swasta nasional, internasional, maupun global,” ungkap Sri.
  4. Sisi teknologi digital ; Jepang menjadi negara yang tertarik atas pembangunan IKN Nusantara karena adanya sisi teknologi digital dan finansial, terutama fintech. Ini karena perusahaan-perusahaan Jepang yang juga berinvestasi di institusi finansial dan terutama dijelaskan mengenai reformasi di sektor keuangan dengan UU P2SK yang baru saja dibahas dan selesai dengan DPR.

“UU ini juga baru saja disahkan dan implementasinya yang akan sangat menentukan perkembangan dari sektor keuangan Indonesia,” tandas Sri.

Related posts

CorsicanDutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanRussianSpanishThai
Hubungi Redaksi NSI