Nusantara Satu Info
IKN NUSANTARA Nasional

Ini Dia Investor Kakap Akan Ikut Bangun IKN Nusantara

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) meninjau pembangunan Bandara VVIP IKN di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (5/8/2023).
Bagikan :

NSI.com, JAKARTA – Badan Otoritas Ibu Kota Negara (OIKN) semakin gencar membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Tercatat per 3 Agustus 2023, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut, progres pembangunan IKN gelombang 1 sudah mencapai 38,1 persen. Pembangunan IKN yang terus berlanjut, kemudian memunculkan sejumlah nama baru perusahaan yang bakal berinvestasi di IKN.
Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Agung Wicaksono menyebut, saat ini ada 7 investor baru yang sudah komitmen berinvestasi di IKN.  “Sekarang fasenya adalah perlengkapan lahan dan harganya,” kata Agung usai acara Indonesia Retail Summit 2023 di Pullman Central Park Jakarta pada Selasa, 15 Agustus 2023.

Agung mengatakan, para investor tersebut ditargetkan bisa mulai membangun, sebelum kuartal IV 2023 atau sebelum Oktober. Dia berujar, nilai tanah sedang dalam proses penerbitan. “Begitu nilai tanah tersedia, lokasinya sudah ditentukan, maka siap untuk mulai,” jelasnya. Lantas, apa saja perusahaan yang bakal berinvestasi di IKN? berikut ini daftarnya.

  1. Pertamina : PT. Pertamina (Persero) menjadi salah satu perusahaan yang berinvestasi di IKN. Pertamina berencana membangun kawasan resort serta pusat penelitian dan pengembangan di IKN. Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau yang juga dikenal sebagai Ahok menargetkan investasi yang dilakukan Pertamina di IKN dapat direalisasikan sebelum Agustus 2024. “Pertamina is the real Investor for IKN,” ujar Ahok dalam keterangan tertulis pada 10 Juli 2023. Dengan demikian, Pertamina akan mendapatkan manfaat dari fasilitas-fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah untuk mendukung kelancaran bisnis di wilayah IKN. Beberapa insentif yang ditawarkan antara lain adalah libur pajak (tax holiday) dan potongan pajak super (super tax deduction).
  2. Pakuwon Group : PT Pakuwon Jati Tbk berencana mendirikan sebuah pusat perbelanjaan di IKN. Menurut Alexander Stefanus Ridwan Suhendra, Direktur Utama Pakuwon, pusat perbelanjaan ini akan terhubung dengan apartemen dan hotel yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). “Kami sudah bangun properti di banyak kota-kota besar di Indonesia. Sekarang saatnya mulai pembangunan di IKN,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada 7 Juli 2023. Dia juga optimis terhadap proyek ini dan menganggap IKN sebagai peluang yang sangat menguntungkan dalam jangka panjang. Alexander juga menjelaskan bahwa keputusan Pakuwon untuk berinvestasi di IKN didasarkan pada posisi Pakuwon sebagai salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia.
  3. Jakarta International School (JIS) : Sebagai salah satu investor IKN, Jakarta Intercultural School (JIS) berencana mendirikan sekolah berstandar internasional di IKN. Ketua Dewan Pengawas Yayasan Jakarta Intercultural School, Phil Rickard, menyatakan bahwa JIS memiliki rencana menjadi sekolah pertama yang berdiri di IKN. JIS pun akan mulai menerima siswa baru pada tahun 2024. “Dengan bekerja sama dengan Bina Karya, kami dapat menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan memelihara di IKN yang memenuhi standar global,” ujar Rickard dalam keterangan tertulis 11 Juli 2023. Phil Rickard mengungkapkan bahwa visi dan misi IKN sejalan dengan prinsip-prinsip yang dianut oleh JIS sebagai sekolah bertaraf internasional. Hal itulah yang mendasari JIS untuk mendirikan sekolah di IKN. Meski begitu, Rickard menegaskan bahwa JIS bukanlah satu-satunya pilihan sekolah di IKN. Ia menjelaskan bahwa JIS sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan sekolah lain di masa mendatang nantinya.
  4. Rumah Sakit Hermina : PT Medikaloka Hermina Tbk juga bakal menjadi salah satu investor yang berpartisipasi dalam pembangunan IKN. Rencananya, Hermina akan mendirikan sebuah rumah sakit internasional di IKN dan diharapkan dapat memulai operasionalnya pada bulan Agustus 2024. Pembangunan rumah sakit ini merupakan hasil dari kolaborasi antara PT Medikaloka Hermina Tbk dan PT Bina Karya (Persero), yang telah ditunjuk oleh pemerintah sebagai Badan Usaha Otoritas (BUO).
  5. Ciputra Group : PT Citra Kotabaru Nusantara atau yang juga dikenal Cipurra Group juga berencana untuk menjadi investor IKN, untuk mengembangkan sebuah kawasan terpadu di IKN. Managing Director Ciputra Group, Budiarsa Sastrawinata mengungkapkan bahwa kawasan terpadu ini akan mencakup perumahan, hotel, lapangan golf, fasilitas MICE (meeting, incentive, conference, dan exhibition), serta taman botani. “Akhirnya kami bisa menindaklanjuti konsep pengembangan yang sudah lama kami siapkan untuk diimplementasikan di IKN,” ujar Budiarsa dalam keterangan tertulis, 6 Juli 2023. Sebelumnya pada 2022, Ciputra Group telah menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di IKN. Mereka berharap pembangunan kawasan terpadu oleh Ciputra Group dapat dimulai sesegera mungkin setelah proses groundbreaking selesai dilakukan.
  6. PT ARCS House Wisata Indonesia (Jambuluwuk) : PT ARCS House Wisata Indonesia (Jambuluwuk) juga berencana menjadi investor IKN dengan mendirikan hotel di IKN Nusantara, Kalimantan Timur. Selain hotel, Jambuluwuk juga akan membangun resort dengan tujuan memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Jambuluwuk juga telah berkomitmen untuk ikut serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, sesuai dengan program pemerintah dalam pembangunan IKN.
  7. Vasanta Group : PT Sirius Surya Sentosa atau yang dikenal sebagai Vasanta Group menjadi perusahaan yang menyatakan niatnya untuk berinvestasi di IKN. Rencananya, Vasanta Group akan membangun hotel pertama di Kawasan IKN Nusantara. Hotel bintang empat ini akan dibangun cukup dekat dengan Kawasan Istana Negara. Proyek pembangunannya akan berkolaborasi dengan PT Bina Karya (Persero).

Sumber : Tempo.co | Editor : Redaksi NSI

Related posts

CorsicanDutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanRussianSpanishThai
Hubungi Redaksi NSI