Nusantara Satu Info
Nasional PEMILU

ICW : KPU Beri ‘Karpet Merah’  Caleg Eks Napi Korupsi

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana. ICW menuding KPU memberikan 'karpet merah' kepada caleg eks kasus napi korupsi. (ilustrasi)
Bagikan :

NSI.com, JAKARTA – Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama sejumlah organisasi pemantau pemilu dan pemerhati hukum, menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memberikan ‘karpet merah’ kepada eks narapidana kasus korupsi, untuk maju sebagai bakal calon anggota legislatif (caleg) Pemilu 2024. Koalisi sipil itu melayangkan tudingannya, usai mencermati Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2023 dan PKPU Nomor 11 Tahun 2023.

Mereka meyakini, dalam kedua PKPU tersebut, terdapat pasal yang membuka celah bagi eks koruptor mendaftar sebagai caleg, tanpa melewati masa jeda 5 tahun sebagaimana diamanatkan Mahkamah Konstitusi (MK). Keberadaan pasal itu, dinilai sebagai bentuk pembangkangan KPU terhadap putusan MK, dan permisif terhadap praktik korupsi. “KPU menunjukkan sikap permisif terhadap praktik korupsi politik serta memberikan ‘karpet merah’ kepada para koruptor dalam mengikuti pesta demokrasi tahun 2024,” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana lewat siaran persnya, Senin (22/5/2023).

Related posts

CorsicanDutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanRussianSpanishThai
Hubungi Redaksi NSI