Nusantara Satu Info
PEMILU POLITIK

Era Medsos, Apakah Artis Masih Ampuh Dongkrak Suara Partai di Pemilu?

Ilustrasi pemungutan suara di Pemilu. Artis-artis mulai berlabuh di partai untuk bersiap menghadapi pemilihan legislatif. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Bagikan :

NSI.com, JAKARTA – Setiap jelang Pemilihan Umum (Pemilu), artis selalu menjadi incaran partai politik (parpol) untuk bergabung di partai, agar bisa mendokrak suara pada pesta demokrasi, apalagi mencalonkan publik figur seorang artis terkenal. Pasalnya, popularitas mereka, baik sebagai pemusik, aktor, aktris, model, hingga pelawak diharapkan bisa mengerek perolehan suara.
Sebut saja Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), hingga Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kerap menggaet artis sebagai calon anggota legislatif (caleg) di setiap penyelenggaraan pemilu.

Langkah mereka itu pun terbilang sukses. Sejumlah artis perwakilan parpol berhasil duduk di Senayan, antara lain pelawak Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dari PAN, penyanyi Desy Ratnasari dari PAN, aktor Rano Karno dari PDIP, penyanyi Krisdayanti dan Harvey Malaihollo dari PDIP, Raden Wulansari atau penyanyi Mulan Jameela dari Gerindra, serta model Arzetti Bilbina dari PKB.

Related posts

CorsicanDutchEnglishFilipinoFrenchGermanIndonesianItalianKoreanRussianSpanishThai
Hubungi Redaksi NSI